PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA DASAR BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA

Purnama, Simanjuntak Mariat (2012) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA DASAR BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA. eprint_fieldopt_thesis_type_phd thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_fis_0705413_chapter1.pdf

Download (297kB) | Preview
[img] Text
s_fis_0705413_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (394kB)
[img]
Preview
Text
s_fis_0705413_chapter3.pdf

Download (391kB) | Preview
[img] Text
s_fis_0705413_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (686kB)
[img]
Preview
Text
s_fis_0705413_chapter5.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_fis_0705413_bibliography.pdf

Download (278kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Fisika Dasar berbasis problem solving (MPFD-BPS) yang dapat meningkatkan kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep mahasiswa. Metode penelitian menggunakan R & D. MPFD-BPS yang dikembangkan dicirikan dengan fase-fase pembelajaran sebagai berikut: fase pertama, mengorientasikan mahasiswa pada masalah; fase kedua, mengorganisasikan mahasiswa untuk belajar; fase ketiga, membimbing penyelidikan individual dan kelompok berbasis problem solving; fase keempat, mengembangkan dan menyajikan hasil penyelidikan; dan fase kelima, penguatan dan tindak lanjut belajar. Untuk merancang MPFD-BPS, analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan, selanjutnya dilakukan validasi ahli dan ujicoba terbatas untuk menyempurnakan draft MPFD-BPS. Ujicoba terbatas dilakukan pada mahasiswa yang mengontrak matakuliah Fisika Dasar I di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan pada topik Kinematika dan Dinamika Partikel. Draft MPFD-BPS yang telah disempurnakan, selanjutnya diujicobakan skala luas pada perguruan tinggi yang sama menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ujicoba skala luas adalah kuasi-eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Hasil-hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) Karakteristik MPFD-BPS meliputi: Masalah yang disajikan kontekstual dan diselesaikan dengan tahap-tahap problem solving melalui eksperimen berbasis video. (2) Pembelajaran berpusat pada mahasiswa. (3) Pembelajaran terjadi dalam kelompok kecil. (4) MPFD-BPS lebih efektif meningkatkan kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. (5) Melalui penerapan MPFD-BPS, kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep berada pada kategori sedang, baik pada topik Kinematika maupun Dinamika Partikel. (6) Melalui penerapan MPFD-BPS, peningkatan perilaku metakognisi mahasiswa lebih baik dibandingkan dengan penerapan model konvensional. (7) Dosen dan mahasiswa merespon MPFD-BPS dengan baik. (8) MPFD-BPS dapat membantu dosen mengelola pembelajaran, menggali ide-ide mahasiswa lebih mendalam, dan meningkatkan motivasi belajar. This research aimed to develop basic physics problem solving based learning (MPFD-BPS) which can improve student’s metacognition ability and conceptual understanding. The research used R & D method. The MPFD-BPS includes 5 phases; (1) orient student on the problem, (2) organize students to learn, (3) guide the investigation of individual and group-based problem solving, (4) develop and present the results of the investigation, and (5) reinforce and follow-up study. Need assessment has been conducted through literature and field study to design the MPFD-BPS. This model was validated by expert and then was tested at students enrolling Basic Physics part one at one of the universities in Medan of particle kinematics and dynamics topics. The results of limited testing were used to revise MPFD-BPS draft. The revised MPFD-BPS draft was implemented in the same university. Method that used research is quasi-experimental with pretest-posttest control group design. The result showed that (1) The characteristics of MPFD-BPS: Contextual problems and solved with the stages of problem solving trough video-based experiments. (2) Students centered learning. (3) Learning happens in small groups. (4) MPFD-BPS more effective improve students’ metacognition ability and conceptual understanding than conventional model. (5) Through implementation of MPFD-BPS, student’s metacognition ability and conceptual understanding of particle kinematics and dynamics topics in midle category. (6) Through implementation of MPFD-BPS, there is behavior student’s metacognition better than conventional model. (7) Both lectures and students has responded to the MPFD-BPS positively. (8) MPFD-BPD: help lectures manage the learning, explores student’s ideas deeply, and motivates students to learn

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (eprint_fieldopt_thesis_type_phd)
Additional Information: No Panggil DFIS PUR p-2012
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Model Pembelajaran, Fisika Dasar, Problem Solving, Metakognisi
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPA S-3
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 23 Jun 2014 02:36
Last Modified: 23 Jun 2014 02:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8633

Actions (login required)

View Item View Item