PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR HIPOTETIKAL DEDUKTIF 7E UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA KONSEP PEMBIASAN CAHAYA

Susilawati, - (2010) PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR HIPOTETIKAL DEDUKTIF 7E UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA KONSEP PEMBIASAN CAHAYA. eprint_fieldopt_thesis_type_phd thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_ipa_0808905_table_of_content.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_0808905_chapter1.pdf

Download (292kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_0808905_chapter3.pdf

Download (328kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_0808905_chapter5.pdf

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_0808905_bibliography.pdf

Download (255kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji coba penggunaan model siklus belajar hipotetikal deduktif 7E pada konsep pembiasan cahaya untuk mendapatkan gambaran efektivitasnya dalam meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa SMA, serta memperoleh gambaran tanggapan siswa dan guru terhadap model siklus belajar hipotetikal deduktif 7E yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain the randomized pretest-posttest control group design yang dilaksanakan di kelas X salah satu SMA di Kota Palembang pada tahun pelajaran 2009/2010. Teknik pengambilan sampel dengan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk penguasaan konsep dan keterampilan proses sains, lembar observasi untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran, angket untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan model siklus belajar hipotetikal deduktif 7E. Pengolahan data dilakukan dengan statistik uji t untuk beda rerata. Hasil penelitian diperoleh rata-rata N-gain penguasaan konsep 0,563 untuk kelas eksperimen dan 0,375 untuk kelas kontrol, keterampilan proses sains 0,510 untuk kelas eksperimen dan 0,297 untuk kelas kontrol. N-gain tertinggi penguasaan konsep kelas eksperimen sebesar 0,595 pada subkonsep pembiasan cahaya pada lensa cembung dan terendah sebesar 0,343 pada subkonsep hubungan kecepatan, frekuensi, panjang gelombang dan indeks bias suatu medium. N-gain tertinggi penguasaan konsep kelas kontrol sebesar 0,390 pada subkonsep hukum pembiasan cahaya dan terendah sebesar 0,144 pada subkonsep pembiasan cahaya pada kaca planparalel. N-gain tertinggi keterampilan proses sains kelas eksperimen sebesar 0,563 pada indikator kemampuan komunikasi dan terendah sebesar 0,408 pada indikator menerapkan konsep atau prinsip. N-gain tertinggi keterampilan proses sains kelas kontrol sebesar 0,259 pada indikator melakukan pengamatan dan terendah sebesar 0,190 pada indikator kemampuan mengajukan hipotesis. Guru dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model siklus belajar hipotetikal deduktif 7E. Disimpulkan bahwa model siklus belajar hipotetikal deduktif 7E secara signifikan dapat lebih meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa SMA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (eprint_fieldopt_thesis_type_phd)
Additional Information: No Panggil DIPA SUS p-2010
Uncontrolled Keywords: siklus belajar hipotetikal deduktif 7E, penguasaan konsep, keterampilan proses sains, pembiasan cahaya
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPA S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 25 Jun 2014 06:37
Last Modified: 25 Jun 2014 06:37
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8606

Actions (login required)

View Item View Item