PENGEMBANGAN MODEL KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DALAM UPAYA PENYEMPURNAAN PROSES PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH :Studi Komperatif di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Negeri Kota Bandung yang Telah Mengembangkan Integrasi IMTAK dan IPTEK

Sumarni, Popon (2009) PENGEMBANGAN MODEL KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DALAM UPAYA PENYEMPURNAAN PROSES PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH :Studi Komperatif di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Negeri Kota Bandung yang Telah Mengembangkan Integrasi IMTAK dan IPTEK. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_pu_0606455_table_of_content.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pu_0606455_chapter1.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text
d_pu_0606455_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (562kB)
[img]
Preview
Text
d_pu_0606455_chapter3.pdf

Download (398kB) | Preview
[img] Text
d_pu_0606455_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (542kB)
[img]
Preview
Text
d_pu_0606455_chapter5.pdf

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pu_0606455_bibliography.pdf

Download (276kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena pada kegiatan ekstrakurikuler banyak dijadikan kesempatan oleh kelompok-kelompok keagama-an yang ingin menyebarkan paham-paham dari aliran yang mereka yakini dengan tidak sedikit aliran yang menyesatkan, pemahaman sekedar pemahaman ikut-ikutan (taqlid buta), bukan pemahaman yang berlandaskan ilmu pengetahuan. Sementara guru agama karena kesibukannya kurang kontrol terhadap kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, belum adanya suatu model yang efektif digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sebagai upaya penyempurnaan proses Pendidikan Agama Islam. Atas dasar itu masalah dalam penelitian ini dirumuskan dalam 4 rumusan masalah: 1) Apa saja tujuan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah? 2) Apa saja materi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah? 3) Seperti apa kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah? 4) Seperti apa evaluasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, materi, proses dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Metode penelitian yang digunakan: Metode pengembangan (Developmen Research) dengan pendekatan naturalistik (berdasarkan prosesnya) atau kualitatif (berdasarkan jenisnya) dan fenomenologis. Adapun teknik penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara, studi literatur, studi dokumentasi, dan field study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan, materi, proses, dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan diharuskan mengacu kepada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 226/C/Kep/O/1992 Bab VI Pasal 14 Ayat 1 yang disempurnakan oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan. Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah salah satu jenis kegiatan pembinaan kesiswaan yang berindikator: Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing; Memperingati hari besar keagamaan; Melaksanakan perbuatan amaliyah sesuai dengan norma agama; Membina toleransi antar umat beragama; Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan; Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah. Semua jenis kegiatan harus diprogramkan dengan baik agar mudah dioperasionalkan dalam upaya penyempurnaan Pendidikan Agama Islam. Sehingga penelitian ini menghasilkan pengembangan model kegiatan ektrakurikuler keagamaan dalam upaya penyempurnaan Pendidikan Agama Islam di SLTA. Penelitian pengembangan ekstrakurikuler keagamaan memberikan kontribusi kepada salah satu konsentrasi Prodi PU: Ilmu Pendidikan Agama; salah satu visi dan misi PU menjadikan manusia yang kaffah. Bermanfaat bagi sekolah dan khususnya guru agama dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. This research was formed by the background of religions teaching process have done by religions teacher groups in spreading their ideologies to the senior high school students. Many of the school students are not critical in receiving their ideologies. They just follow without thinking what their ideologies are. Mean while, theachers of religion are so busy. They cannot control their students optimally. So far, the extracurricular organized by schools are not yet effective. Based on the problems mentioned above, the research questions are formulated into four research problems as follows: 1) Do focus schools run religions? 2) If there any, what kinds of religions extracurricular? 3) What types of religions extracurricular done so far? 4) Are there any evaluation on the religions extracurricular?. The objectives of this research are focused on the investigation on the: Main goal, materials, process, and the evaluation of the religions extracurricular at schools. Method used in this research is so called development research, by using naturalistic approach (based on its process) or qualitative (based on its genre). The instruments used are: Observation, interviews, biblio graphic research, documented study, and field research. The research of this research indicates that: Main goal, materials, process and evaluation on the religions extracurricular activity which refer to the decision of the basic and middle of the director general of the Department of Education and Culture No. 226/Kep/O/1992 Chapter VI, Section 14, Verse I which completed by the Minister of Education No. 39, in the year 2008 concerning the institution of the students. Religion guidance and obeying to the only one god is one types of religions guidances for the students which have indicators of: Religions services performing that fit with one’s religion; Commemorating Religions Days; Implementing religions warship of one’s religions belief; Tolerance among religions groups; Creating religions activities; developing and conducting religions activities at schools. All of the activities should have been programmed operationally in completing the Islamic education. So, this research produces a development of religions extracurricular activity model in completing the Islamic education for senior high school students. Research on religions extracurricular development would share its contribution to PU study program: Religions education science is one of visions and missions of PU study program and would create intact human-beings. Being beneficial for schooling activities, especially for the Islamic religions teachers in carrying out the religions extracurricular activities.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Additional Information: No Panggil D PU SUM p-2009
Uncontrolled Keywords: Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, agama islam
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Umum/Nilai S-3
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 18 Jun 2014 08:27
Last Modified: 18 Jun 2014 08:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8136

Actions (login required)

View Item View Item