PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDroiKAN KECAKAPAN HTOUP PROGRAM KETERAMPILAN MENJAHTT DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU MANDHU WARGA BELAJAR PENDIDDXAN KESETARAAN PAKET B :Studi Kasus di Kelompok Belajar Binaan PKBM Geger Sunten Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung

Apipudin, - (2007) PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDroiKAN KECAKAPAN HTOUP PROGRAM KETERAMPILAN MENJAHTT DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU MANDHU WARGA BELAJAR PENDIDDXAN KESETARAAN PAKET B :Studi Kasus di Kelompok Belajar Binaan PKBM Geger Sunten Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PLS_056820_Title.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_056820_Chapter 1.pdf

Download (456kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_056820_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_056820_Chapter 3.pdf

Download (299kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_056820_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_056820_Chapter 5.pdf

Download (568kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_056820_Bibliography.pdf

Download (53kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_056820_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (611kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berupaya menjawab permasalahan "Bagaimana gambaran proses pengelolaan pembelajaran pendidikan kecakapan hidup dalam meningkatkan kemandirian warga belajar paket B?" Tujuannya adalah mendeskripsikan dan menganalisis tentang perencanaan, pelaksanaan, cara penilaian hasil pembelajaran serta dampak pembelajaran kecakapan hidup program keterampilan menjahit dalam meningkatkan kemandirian warga belajar paket B kesetaraan. Teori-teori yang melandasi dan mendukung penelitian ini terdiri dari: konsep pendidikan kesetaraan; program paket B kesetaraan; konsep pengelolaan; konsep pembelajaran meliputi unsur-unsur dinamis pembelajaran dan langkahlangkah pembelajaran; konsep kecakapan hidup yang meliputi pengertian, tujuan, manfaat dan ciri-ciri pendidikan kecakapan hidup; serta konsep kemandirian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Jenis penelitian yang dipilih adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa pedoman wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Subjek penelitian ini adalah warga belajar (3 orang), tutor/narasumber teknis (1 orang), pengelola program paket B (1 orang), dan ketua PKBM Geger Sunten (1 orang), dengan jumlah keseluruhan 6 orang. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan pembelajaran pendidikan kecakapan hidup program keterampilan menjahit sudah berjalan dengan optimal, ditunjukkan oleh tahapan kegiatan pengelolaan yang dilakukan tutor bersama pengelola sudah sistematis dan berkesinambungan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut pembelajaran. Pada tahap perencanaan pembelajaran telah dilakukan kegiatan identifikasi kebutuhan belajar, perumusan tujuan, penyusunan materi pelajaran, penentuan metode pembelajaran, penentuan kegiatan pembelajaran, pemilihan media pembelajaran, pemilihan alat pembelajaran, dan perencanaan evaluasi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran telah dilakukan pengkondisian warga belajar, pemberian informasi dan keahlian serta penguatan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang telah dipelajari warga belajar. Kegiatan pembelajaran tersebut dilakukan melalui tiga tahapan, yakni; tahap pra pembelajaran (pendahuluan), pembelajaran (inti) dan tahap penilaian dan tindak lanjut (penutup). Penilaian pembelajaran dilakukan melalui penilaian proses dan penilaian hasil karya (produk). Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran pendidikan kecakapan hidup program keterampilan menjahit oleh tutor sebagai pelaku utama dan pengelola selaku pendukung dalam penyediaan sarana kerja tutor sudah dilaksanakan dengan baik. Pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh tutor dan pengelola secara langsung maupun tidak langsung telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan perilaku mandiri warga belajar, yang tercermin dalam sikap dan perilaku mandiri warga belajar, antara lain: tanggung jawab, aktif, kreatif, disiplin, sunguh-sungguh, tidak tergantung, menyukai tantangan dan berani mengambil resiko. kritis, dan percaya diri.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Mengembangkan perilaku mandiri
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat-S1
Depositing User: muhammad widhianto abdillah
Date Deposited: 07 Sep 2022 08:52
Last Modified: 07 Sep 2022 08:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/78963

Actions (login required)

View Item View Item