PROGRAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA

Marzuki, - (2010) PROGRAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_ipa_029762_table_of_content.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_029762_chapter1.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text
d_ipa_029762_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (396kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
d_ipa_029762_chapter3.pdf

Download (349kB) | Preview
[img] Text
d_ipa_029762_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (428kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
d_ipa_029762_chapter5.pdf

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_ipa_029762_bibliography.pdf

Download (254kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran Fisika yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan-kemampuan yang mencirikan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui upaya meningkatkan pemahaman konsep (PK) dan kemampuan generik sains (KGS) siswa. Program pembelajaran yang dikembangkan adalah Program Pembelajaran Fisika berbasis Inkuiri Terbimbing Tipe Penyelidikan Kelompok (IT2PK). Strategi pembelajaran yang dicobakan terdiri dari pembelajaran berbasis aktivitas laboratorium, remedial dan pengayaan, serta pemberian tugas-tugas mandiri. PK yang dimaksudkan di sini adalah konsep-konsep yang terkait dengan topik gerak lurus. Aspek-aspek KGS yang dikembangkan meliputi: kemampuan mendeskripsikan pengetahuan fisika secara efektif, kemampuan menginterpretasikan konsep dan representasi ilmiah lainnya, kemampuan inferensi logika, dan kemampuan mengaplikasikan konsep dalam kasus-kasus sederhana. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dalam bentuk eksperimen kuasi dengan desain kelompok kontrol tidak ekivalen (nonequivalent control group design). Pembelajaran pada kelompok eksperimen menggunakan Program Pembelajaran Fisika berbasis IT2PK, sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan Program Pembelajaran Tradisional. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII semester 2 tahun ajaran 2008/2009 di sebuah SMP di Kota Mataram-NTB. Instrumen penelitian terdiri atas perangkat pembelajaran dan bahan ajar, pedoman observasi, kuesioner untuk siswa, catatan-catatan harian, tes hasil belajar yang terdiri atas tes PK dan tes KGS, dan format penilaian kerja laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor posttest PK maupun KGS siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol, ini berarti bahwa PK dan KGS siswa yang belajar dengan Program Pembelajaran Fisika berbasis IT2PK lebih baik dari siswa yang belajar dengan Program Pembelajaran Tradisional. Uji perbedaan rerata skor n-gain juga menunjukkan perbedaan yang signifikan, di mana skor n-gain PK maupun KGS siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Hal ini berarti bahwa Program Pembelajaran Fisika berbasis IT2PK lebih efektif dibandingkan dengan Program Pembelajaran Tradisional dalam meningkatkan PK dan KGS siswa. Kegiatan laboratorium yang bersifat induktif memudahkan siswa dalam membangun konsep dan meningkatkan kemampuan generik sains. Secara umum kualitas kemampuan kerja laboratorium siswa tergolong baik. Respon siswa terhadap pembelajaran dengan program pembelajaran yang diterapkan juga termasuk dalam kategori baik. Program Pembelajaran Fisika berbasis IT2PK ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif program pembelajaran dalam meningkatkan PK dan KGS pada topik-topik Fisika yang lebih luas ataupun bidang sains lainnya, sebagai upaya membangun kualitas SDM Indonesia. This study aims to determine whether physics learning program are developed can be improve the abilities which characterize the quality of human resources through the efforts of increasing the students concepts understanding (CU) and generic science skills (GSS). Applied learning program is the Physics Learning Program Based on Guided Inquiry with Group Investigations Type. Learning strategy which is tested consisted of laboratory-based learning activities, remedial and enrichment, and independent assignments. The concepts understanding refer to boundary of concepts related to the topic of straightline motion. Meanwhile, the aspects of GSS that developed are identified from the substance of straightline motion, i.e. : the ability to describe the physics knowledge effectively, the ability to interpret the concepts or principles and other scientific representation, logical inference capability, and ability to apply the concepts or principles in simple cases. This study are Research and Development Type in construct a quasi-experimental with design control groups not equivalent (nonequivalent control group design). Learning in the experimental group using the Physics Learning Program Based on Guided Inquiry with Group Investigations Type, while in the control group using the Traditional Learning Program. The participants of this research are the second semester students of class VII in academic 2008/2009 at a junior high school in Mataram-NTB. The research instrument consists of learning tools and teaching materials, observation, questionnaires for students, daily records, achievement test consisting of CU-test and GSS-test, and format assessment of laboratory performance. The results showed that posttest score average of CU and GSS the students experimental group higer than control group. It’s means that the CU and GSS of the students experimental group after learning with Physics Learning Program Based on Guided Inquiry with Group Investigations Type are better than the control group who learned with the Traditional Learning Program. Different analysis of n-gain score also revealed the significant different, i.e. the n-gain score of CU and GSS of students experimental group are better than control group. This present study shows that the Physics Learning Program Based on Guided Inquiry with Group Investigations Type is more effective in improving the students CU and GSS, referred to Traditional Learning Program. Inductive laboratory activities easier for students to develop the students CU and GSS. In general, the students quality of ability in laboratory activities is good. The students responses to learning with an applied learning program developed are also good category. The Physics Learning Program Based on Guided Inquiry with Group Investigations Type can be considered as an alternative learning program to enhance the students CU and GSS through the broader physics topics or other science area, as part of efforts to improve the quality of Indonesian human resources.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Additional Information: No Panggil D.IPA MAR p-2010
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran fisika
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPA S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 17 Jun 2014 04:55
Last Modified: 17 Jun 2014 04:55
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/7691

Actions (login required)

View Item View Item