MENUMBUHKAN KECERDASAN SOSIAL SISWA MELALUI MODEL HABIT FORMING DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas di kelas VIII-2 SMP Negeri 15 Bandung)

Lukman Karnendi, - (2022) MENUMBUHKAN KECERDASAN SOSIAL SISWA MELALUI MODEL HABIT FORMING DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas di kelas VIII-2 SMP Negeri 15 Bandung). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSIPS_1802424_Title.pdf

Download (322kB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Chapter1.pdf

Download (142kB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (202kB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Chapter3.pdf

Download (408kB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Chapter5.pdf

Download (96kB)
[img] Text
S_PSIPS_1802424_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
Official URL: https://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan sosial siswa khususnya pada aspek kemampuan kerjasama, empati, peduli sosial, dan komunikasi dalam mengikuti proses pebelajaran di masa pembelajaran tatap muka terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan upaya menumbuhkan kecerdasan sosial siswa melalui model habit forming dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan konsep desain spiral dari Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, catatan lapangan, wawancara dan tes. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif terhadap data berupa catatan lapangan dan lembar observasi, serta perhitungan data hasil tes soal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa indikator kecerdasan sosial siswa mengalami pertumbuhan dari setiap siklus yang dilaksanakan. Kecerdasan sosial siswa pada siklus 1 sebesar 38% dapat dikategorikan “Kurang”. Pada siklus 2 menunjukan hasil sebesar 70% dapat dikategorikan “Cukup”. Pada siklus 3 menunjukan peningkatan hasil sebesar 84% dikategorikan “Baik”. Pada siklus 4 kembali mengalami pertumbuhan yaitu sebesar 89% dengan kategori “Sangat Baik”. Penggunaan model habit forming dapat dimanfaatkan sebagai implementasi pembiasaan proses belajar siswa, khususnya pada masa adaptasi kebiasaan baru dimana proses pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka terbatas.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kecerdasan Sosial, Habit Forming, Pembelajaran IPS
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan IPS
Depositing User: Lukman Karnendi
Date Deposited: 30 May 2022 05:01
Last Modified: 30 May 2022 05:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/72702

Actions (login required)

View Item View Item