PROGRAM BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI REMAJA YANG MENGALAMI PROKRASTINASI AKADEMIK : Penelitian Pengembangan Program Hipotetik terhadap Siswa salah satu SMA Swasta di Bandung Tahun Ajaran 2013/2014

Indari, Ii (2013) PROGRAM BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI REMAJA YANG MENGALAMI PROKRASTINASI AKADEMIK : Penelitian Pengembangan Program Hipotetik terhadap Siswa salah satu SMA Swasta di Bandung Tahun Ajaran 2013/2014. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Title.pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Abstract.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Table of Content.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Chapter1.pdf

Download (320kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_0901655_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (390kB)
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Chapter3.pdf

Download (476kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_0901655_Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Chapter5.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_0901655_Bibliography.pdf

Download (165kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_0901655_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (206kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena prokrastinasi akademik di kalangan remaja Indonesia khusunya dikalangan siswa. . Ferrari berpendapat bahwa prokrastinasi akademik merupakan jenis penundaan yang dilakukan pada tugas formal yang berhubungan dengan dengan tugas akademik, misalkan tugas sekolah atau tugas kursus (Ghufron, 2003:20). Selain itu menurut Ferrari (Gufron 2003:3) bahwa prilaku prokrastinasi akademik banyak berakibat negatif, dikarenakan dengan melakukan penundaan banyak waktu yang terbuang dengan sia-sia. Perilaku prokrastinasi dapat terjadi dikarenakan rendahnya kontrol diri (Green, 1982). Kontrol diri merupakan kemampuan untuk menyusun,membimbing,mengatur dan mengarahkan bentuk perilaku yang dapat membawa individu ke arah positif (Lazarus, 1976). Salah satu layanan psikologis yang ada di sekolah adalah layanan bimingan dan konseling. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami prokrastinasi akademik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif hipotetik. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) kontrol diri siswa yang mengalami prokrastinasi akademik sebagian besar berada pada kategori sedang, (2) semua aspek kontrol diri siswa yang mengalami prokrastinasi akademik berada pada kategori sedang, (3) rumusan program bimbingan pribadi-sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami prokrastinasi akademik. Dengan demikian perlu kiranya menyusun serangkaian program bimbingan pribadi-sosial yang dapat meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami prokrastinasi akademik. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah melaksanakan uji coba empiris program bimbingan pribadi-sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami prokrastinasi akademik. Kata kunci : kontrol diri, prokrastinasi akademik, program bimbingan pribadi-sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami prokrastinasi akademik. Abstract: This research was motivated by the phenomenon of academic procrastination among adolescents in Indonesia especially among students . . Ferrari argues that academic procrastination is a kind of delays that made the formal tasks related to academic tasks , eg school assignments or course work ( Ghufron , 2003:20 ) . Also according to Ferrari ( Gufron 2003:3 ) that the academic procrastination behavior many negative consequences , because by doing much delay time is wasted in vain . Procrastination behavior can occur due to low self-control ( Green , 1982). Self-control is the ability to formulate , guide , organize and direct forms of behavior that may bring the individual into a positive direction ( Lazarus , 1976) . One of the psychological services in schools is bimingan services and counseling . Therefore, this study aims to improve self-control adolescents who experience academic procrastination . The approach used in this study is a quantitative approach with descriptive methods hypothetical . The results of this study are : ( 1 ) self-control students who experience academic procrastination mostly located in the middle category , ( 2 ) all aspects of self-control students who experience academic procrastination in middle category , ( 3 ) the formulation of personal - social counseling programs for improve self-control adolescents who experience academic procrastination . Thus it would need to draw up a series of personal - social counseling program can improve self-control adolescents who experience academic procrastination . Recommendations for further research is to carry out an empirical test of personal - social counseling program to improve self-control adolescents who experience academic procrastination . Keywords : self-control , academic procrastination , personal - social counseling program to improve self-control adolescents who experience academic procrastination .

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 24 Feb 2014 08:06
Last Modified: 24 Feb 2014 08:06
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/6717

Actions (login required)

View Item View Item