GAMBARAN ASERTIVITAS PADA PEREMPUAN PENYINTAS KEKERASAN DALAM BERPACARAN (Studi Kasus Pada Penyintas Kekerasan Dalam Pacaran)

Adzkhia Khoirunnisa, - (2021) GAMBARAN ASERTIVITAS PADA PEREMPUAN PENYINTAS KEKERASAN DALAM BERPACARAN (Studi Kasus Pada Penyintas Kekerasan Dalam Pacaran). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSI_1607067_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Chapter1.pdf

Download (273kB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (471kB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Chapter3.pdf

Download (308kB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (501kB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Chapter5.pdf

Download (259kB)
[img] Text
S_PSI_1607067_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kekerasan dalam pacaran merupakan kasus kekerasan terhadap perempuan terbanyak ketiga yang dilaporkan pada Komnas Perempuan. Kesulitan berkomunikasi, khususnya komunikasi asertif, kerap melatarbelakangi kekerasan dalam pacaran, dan beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa semakin tinggi asertivitas seseorang, maka semakin rendah kecenderungan seseorang menjadi korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran asertivitas penyintas kekerasan dalam pacaran dan menelusuri asertivitas dalam tiga kondisi, yaitu asertivitas dalam keadaan normal, asertivitas saat kekerasan terjadi, serta asertivitas pasca putus hubungan dengan pasangan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif yaitu studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan wawancara kepada penyintas kekerasan dalam pacaran dan studi dokumen milik Tim Advokasi Antikekerasan sebuah kampus. Partisipan dalam penelitian ini yaitu dua orang penyintas kekerasan dalam pacaran, disebut dengan X dan Y. Analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa X dan Y mampu bersikap asertif dalam konteks pergaulan biasa, namun terhambat untuk bersikap asertif saat kekerasan dalam pacaran terjadi. Hal tersebut terjadi karena adanya manipulasi dari pasangan, rasa takut terhadap pasangan, serta dilema untuk memutuskan hubungan. Asertivitas X dan Y baru kembali muncul saat X dan Y mengambil tindakan yaitu melaporkan pasangan demi memperjuangkan keadilan atas diri mereka.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Asertivitas, Penyintas, Kekerasan dalam Pacaran
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Adzkhia Khoirunnisa
Date Deposited: 13 Sep 2021 07:11
Last Modified: 13 Sep 2021 07:11
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/66579

Actions (login required)

View Item View Item