TINJAUAN PAPASAN DEKAT POPULASI ASTEROID DEKAT-BUMI DENGAN PLANET-PLANET TERESTRIAL SEBAGAI MEKANISME RESURFACING ASTEROID BERSPEKTRUM TIPE Q-KOMPLEKS

Annisa Bagja Mulyani, - (2021) TINJAUAN PAPASAN DEKAT POPULASI ASTEROID DEKAT-BUMI DENGAN PLANET-PLANET TERESTRIAL SEBAGAI MEKANISME RESURFACING ASTEROID BERSPEKTRUM TIPE Q-KOMPLEKS. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_FIS_1704020_Title.pdf

Download (628kB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Chapter 1.pdf

Download (231kB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (476kB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Chapter 3.pdf

Download (771kB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Chapter 5.pdf

Download (358kB)
[img] Text
S_FIS_1704020_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (443kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

ABSTRAK Asteroid tipe Q memiliki kemiripan mineralogis dengan asteroid tipe S, yaitu komposisi kedua asteroid tersebut mengandung Ordinary Chondrite. Namun, permukaan asteroid tipe S terlihat lebih merah dengan pita penyerapan yang lebih rendah dibandingkan permukaan asteroid tipe Q. Perbedaan tersebut disebabkan asteroid tipe S mengalami pelapukan antariksa. Sedangkan asteroid tipe Q yang lebih fresh karena terdapat mekanisme resurfacing pada permukaannya. Mekanisme resurfacing diduga disebabkan oleh papasan dekat asteroid tipe Q dengan planet. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hipotesis di atas, dengan meninjau jumlah papasan dekat, jarak papasan dekat, dan distribusi jarak minimum. Sampel data yang digunakan terdiri dari 70 sampel ADB (Asteroid Dekat-Bumi) tipe Q-kompleks dan 98 sampel ADB tipe S-kompleks, dengan orbit yang dikenal baik (U=0). Evolusi orbit diperoleh dengan menggunakan integrator EVORB15 dengan waktu integrasi selama 500 ribu tahun ke belakang dan 5 juta tahun ke depan. Berdasarkan hasil integrasi diperoleh bahwa ADB tipe Q-kompleks lebih sering berpapasan dekat dengan Merkurius dan Venus. Sedangkan ADB tipe S lebih sering berpapasan dekat dengan Bumi dan Mars yang menyebabkan perubahan spektrum yang dulunya tipe S menjadi tipe Q. Kemudian jarak papasan dekat antara planet terestrial dengan ADB tipe Q-kompleks lebih dekat daripada dengan ADB tipe S-kompleks. Pendekatan jarak papasan dan MOID (Minimum Orbit Intersection Distance) memberikani hasil yang berbeda. Dari pendekatan MOID, diperoleh nilai frekuensi kedekatan dan frekuensi tumbukan yang lebih kecil dibandingkan pendekatan jarak papasan. Selain itu, pendekatan MOID memiliki hasil yang lebih dekat dengan hasil penelitian terdahulu. Pendekatan jarak papasan dapat digunakan sebagai perspektif baru dalam meninjau mekanisme resurfacing di permukaan asteroid tipe Q-kompleks. ABSTRACT The Q-type asteroids are mineralogically similar to S-type asteroids, with Ordinary Chondrite present in both. But, the S-type asteroids surface are redder and have weaker absorption band than the Q-type astroids. The difference are because the S-type asteroids have a space weathering. And the Q-type asteroids are fresher due to they have a resurfacing mechanism on their surface. The resurfacing mechanism is caused by close encounters with planets. This research goal is to examine that the resurfacing mechanism due to Q-type asteroids close encounters to the planet terrestrial by considering the number of close encounters, the distance of close encounters, and the the distribution of the minimum distance among asteroids and planets. This research used 70 Q-type and 98 S-type of near-Earth asteroids (NEAs) with well-known orbits. The orbial evolution was determined by using the EVORB15 integrator for 500 ky backward and 5000 ky forward. At the end of integrations, Q-type NEAs are more frequent in experiencing close encounters with Mercury and Venus. While, S-type NEAs are more frequent in experiencing close encounters with Earth and Mars. Then, the distances of close encounters to the terrestrial planets of Q-type NEAs are closer than S-type NEAs. The distance of close encounters method and MOID (Minimum Orbit Intersection Distance) method have different results. When used MOID method, the closeness frequency and the collision frequency are smaller than close encounters method, and the value is closer to the previous research. The use of physical distance during close encounters can be used as a new perspective in investigating resurface mechanism on Q-type asteroids.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: asteroid tipe Q, asteroid tipe S, papasan dekat, MOID, mekanisme resurfacing
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Fisika (non kependidikan)
Depositing User: Annisa Bagja Mulyani
Date Deposited: 31 Aug 2021 04:24
Last Modified: 31 Aug 2021 04:24
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/64737

Actions (login required)

View Item View Item