PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (Dikembangkan Berdasarkan Studi Deskriptif terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Bandung Tahun Ajaran 2007/2008)

Minnatul Maula, - (2008) PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (Dikembangkan Berdasarkan Studi Deskriptif terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Bandung Tahun Ajaran 2007/2008). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PPB_022190_Table_of_content.pdf

Download (248kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Chapter1.pdf

Download (301kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (359kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Chapter3.pdf

Download (332kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (495kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Chapter5.pdf

Download (255kB)
[img] Text
S_PPB_022190_Bibliography.pdf

Download (248kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berangkat dari adanya gejala-gejala emosional yang terjadi pada usia remaja, yaitu usia sekolah menengah, yang menimbulkan kepanikan masyarakat dan tidak jarang melibatkan siswa SMK yang ironinya apabila dikaitkan dengan sistem ketenagakerjaan di Indonesia, para siswa SMK akan memasuki jabatan-jabatan sebagai tenaga kerja terlatih dan teknisi menengah. Para lulusan SMK dituntut memiliki karakteristik dan kualitas pribadi yang baik, yang kita sebut sebagai kecerdasan emosional. Perkembangan kecerdasan emosional memiliki pengaruh terhadap kesuksesan akademik siswa di sekolah dan kesuksesan prestasi di dunia kerja. Bimbingan dan konseling memiliki posisi strategis dalam mengembangkan pribadi siswa yang tidak tersentuh oleh kegiatan pengajaran dan pelatihan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu disusun program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa SMK. Dimensi kecerdasan emosional dalam penelitian ini mengacu pada model Daniel Goleman. Masalah penelitian dirumuskan ke dalam beberapa pertanyaan penelitian mengenai: a) bagaimana profil kecerdasan emosional siswa kelas XI SMKN I Bandung Tahun Ajaran 2007/2008; b) seperti apa program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas XI SMKN I Bandung Tahun Ajaran 2007/2008. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka penelitian bertujuan untuk menyusun program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa SMK. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMKN I Bandung yang diambil secara acak sederhana dengan jumlah sampel sebanyak 292 orang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa sebanyak 4,79% berada pada kategori sangat tinggi, 86,99% berada pada kategori tinggi dan sisanya 8,22% berada pada kategori sedang. Kecerdasan emosional siswa pada umumnya berada pada kategori tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa tergolong cerdas secara emosional. Walau demikian, pada masa remaja kecerdasan emosional masih dalam tahap perkembangan, maka diperlukan layanan bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara umum siswa SMKN I Bandung Tahun Ajaran 2007/2008 memiliki kecerdasan emosional yaitu pada kategori tinggi, artinya siswa tergolong cerdas secara emosional. Pengembangan program bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan emosional yang rendah agar kecerdasan emosional siswa lebih optimal, yaitu stabil dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti merekomendasikan kepada guru pembimbing agar dapat melaksanakan program yang direkomendasikan dengan baik. Kepada siswa, agar mampu mengembangkan kecerdasan emosionalnya dengan ikut terlibat dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling. Kepada sekolah dapat mengembangkan kerja sama dengan guru pembimbing dan orang tua agar turut mendukung perkembangan kecerdasan emosional siswa agar optimal. Kepada orang tua, dapat memotivasi siswa agar mengembangkan kecerdasan emosional yang optimal. Kepada peneliti selanjutnya, dapat menyusun program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa secara lebih baik, lebih sistematis dan memperhatikan kualitas program agar mencapai kriteria keberhasilan yang diharapkan.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK , KECERDASAN EMOSIONAL, SISWA, SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 09 Aug 2021 01:48
Last Modified: 09 Aug 2021 01:48
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/63504

Actions (login required)

View Item View Item