PERBEDAAN TINGKAT STRES ANTARA SISWA PROGRAM AKSELERASI DENGAN SISWA KELAS REGULER :Studi Expost facto terhadap Siswa Program Akselerasi dan Siswa Kelas Reguler SMA Negeri 1 Bekasi Tahun Ajaran 2008/2009

Riska Widya, - (2010) PERBEDAAN TINGKAT STRES ANTARA SISWA PROGRAM AKSELERASI DENGAN SISWA KELAS REGULER :Studi Expost facto terhadap Siswa Program Akselerasi dan Siswa Kelas Reguler SMA Negeri 1 Bekasi Tahun Ajaran 2008/2009. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSI_045069_Table_of_content.pdf

Download (255kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Chapter1.pdf

Download (276kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (329kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Chapter3.pdf

Download (594kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (825kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Chapter5.pdf

Download (253kB)
[img] Text
S_PSI_045069_Bibliography.pdf

Download (254kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena yang terjadi di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas, terkait dengan adanya peran konsep diri terhadap kematangan karir. Permasalahan yang muncul adalah kurangnya langkah penggalian karir yang dilakukan siswa. Langkah tersebut merupakan salah satu tugas perkembangan yang harus diselesaikan siswa pada masa remaja. Paradigma yang muncul adalah adanya berbagai faktor yang mempengaruhi kematangan karir siswa, salah satunya adalah konsep diri. Konsep diri sebagai inti dari kepribadian adalah hal yang penting dalam menentukan perilaku seseorang. Fenomena tersebut mengarahkan pada perlunya pengkajian tentang kematangan karir siswa yang dipengaruhi oleh konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empiris tentang (1) profil konsep diri siswa; (2) profil kematangan karir siswa; dan (3) kontribusi konsep diri terhadap kematangan karir siswa. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Sampel yang diteliti adalah sebanyak 206 orang siswa kelas XI SMA Negeri 10 Bandung Tahun Ajaran 2007/ 2008. Instrumen yang digunakan adalah Skala Psikologis dalam bentuk Skala Likert yang masing-masing memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,92 untuk instrumen konsep diri dan 0,87 untuk instrumen kematangan karir. Instrumen ini juga telah teruji validitasnya sehingga layak untuk digunakan. Melalui penelitian ini diperoleh hasil bahwa sebanyak 52,43% siswa memiliki konsep diri positif dan 47,57% siswa memiliki konsep diri negatif. Selain itu, 51,94% siswa telah memiliki kematangan karir, sedangkan 48,06% lainnya belum memiliki kematangan karir. Penelitian ini juga membuktikan bahwa konsep diri berkontribusi sebesar 27,3% terhadap kematangan karir, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka rekomendasi ditujukan kepada pihak sekolah serta guru bimbingan dan konseling untuk memberikan program atau pelatihan yang dapat membuat siswa memahami dan menerima dirinya, serta kegiatan yang membuat siswa aktif dalam melakukan penggalian karir. Bagi Psikolog agar dapat melakukan kolaborasi dengan guru bimbingan dan konseling dalam mengadakan seminar mengenai konsep diri dan kematangan karir siswa. Bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian serupa dengan faktor yang berbeda dan sampel yang lebih luas.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Stres, Siswa, Akselerasi, Reguler
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > L Education (General)
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 05 Aug 2021 03:36
Last Modified: 05 Aug 2021 03:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/63168

Actions (login required)

View Item View Item