PENGGUNAAN METODE FINGER PAINTING DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF ANAK

Mira Rachmah, - (2009) PENGGUNAAN METODE FINGER PAINTING DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF ANAK. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_plb_034874_table_of_content.pdf

Download (243kB)
[img] Text
s_plb_034874_chapter1.pdf

Download (277kB)
[img] Text
s_plb_034874_chapter3.pdf

Download (270kB)
[img] Text
s_plb_034874_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (411kB)
[img] Text
s_plb_034874_chapter5.pdf

Download (249kB)
[img] Text
s_plb_034874_bibliography.pdf

Download (242kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Finger painting dapat digunakan dalam mengurangi perilaku agresif anak baik secara fisik maupun secara psikis. Pada umumnya anak yang memiliki perilaku agresif cenderung sering mengganggu atau menyakiti orang yang berada disekitarnya dengan unsur kesengajaan. Oleh karena itu metode finger painting dapat digunakan dalam mengurangi perilaku agresif anak, karena dalam melakukan kegiatannya finger painting dapat membantu anak dalam mengekspresikan emosi dengan bermain coret-coret menggunakan jari-jari ataupun telapak tangannya, beraneka kreasi coretan indah bisa dibuat dari lukisan dengan jari ini (finger painting). Finger painting juga dapat membantu atau membuat anak duduk diam dalam waktu yang relatif cukup lama. Anak yang memiliki perilaku agresif sebaiknya disibukkan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, dimana kegiatan yang diberikan tersebut haruslah menyenangan dan tidak diberikan secara paksa kepada anak. Tentunya suatu paksaan tidaklah baik untuk anak, karena dengan menggunakan paksaan, bukanlah penyelesaian suatu masalah, tetapi yang diperoleh justru akan menimbulkan masalah baru bagi anak di kemudian hari. Finger painting merupakan aktivitas yang baik untuk meningkatkan pengendalian diri, kepercayaan diri dan dapat digunakan secara maksimal untuk pengekspresian diri yang dapat diterima dengan baik oleh anak tanpa paksaan, finger painting juga berguna untuk penyaluran terhadap kehidupan perasaan yang tertekan dan dorongan-dorongan perilaku yang berlebihan, ini berguna agar perasaan negatif atau ketidaknyamanan dalam diri anak dapat tersalurkan dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR), dengan desain yang digunakan adalah A-B-A desain yaitu dengan mencari data pada kondisi baseline-1 (A-1), kondisi intervensi (B), dan kondisi baseline-2 (A-2). Data diolah dan dianalisis ke dalam statistik deskriptif dan penyajian data diolah dengan menggunakan grafik. Setelah semua data terkumpul, selanjutnya perhitungan dilakukan dengan menganalisis data dalam kondisi dan antar kondisi. Berdasarkan pengolahan data diperoleh kesimpulan bahwa setelah diberikan intervensi melalui metode finger painting menunjukkan adanya penurunan jumlah frekuensi perilaku agresif anak. Hal ini dibuktikan dengan melihat dari hasil penelitian yaitu, adanya penurunan frekuensi perilaku agresif dari kondisi baseline-1 (A-1) sebesar 85.7%, kondisi intervensi (B) sebesar 70%, kondisi baseline-2 (A-2) sebesar 60%. Dengan demikian membuktikan bahwa dengan penggunaan metode finger painting dapat mengurangi perilaku agresif anak baik secara fisik maupun psikis. Menyakiti secara fisik adalah memukul, menendang, menyerang dan mengganggu. Menyakiti atau melukai secara psikis adalah memaki, menghina, berkata kasar dan megolok-olok.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Metode Finger Painting, Perilaku Agresif Anak
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Rika Maysani
Date Deposited: 16 Aug 2021 04:45
Last Modified: 16 Aug 2021 04:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/62594

Actions (login required)

View Item View Item