PENGARUH METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MATA PELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

Komalasari, - (2012) PENGARUH METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MATA PELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_pgsd_0801523_table_of_content.pdf

Download (205kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_chapter1.pdf

Download (252kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (332kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_chapter3.pdf

Download (632kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (784kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_chapter5.pdf

Download (257kB)
[img] Text
s_pgsd_0801523_bibliography.pdf

Download (193kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi yang berjudul, “Pengaruh Metode Inkuiri terhadap Kemampuan Keterampilan Proses Sains Siswa Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat” disusun untuk mengetahui kemampuan keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran yang menggunakan metode inkuiri dan pembelajaran konvensional pada materi perubahan kenampakan bumi dan benda langit kelas IV di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan bentuk quasi experimental design dengan jenis penelitian nonequivalent control group design. Populasinya adalah Kelas IV di Sekolah Dasar Kecamatan Lembang dan diambil sampel dua kelas dengan menggunakan probability sampling teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu tes keterampilan proses sains berbentuk uraian sebanyak 13 soal, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, dan lembar observasi siswa. Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05 kemampuan keterampilan proses sains pada kelas eksperimen dan terdapat peningkatan yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05 kemampuan keterampilan proses sains pada kelas kontrol. Gain ternormalisasi untuk kelas eksperimen adalah 0,690 dan gain ternormalisasi untuk kelas kontrol adalah 0,433. Dari gain ternormalisasi tersebut didapatkan t’hitung = 24, 664 dan t’kritis = =617;2,023, yang berarti bahwa t’hitung berada di daerah penolakan H0, dengan kata lain terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan kemampuan keterampilan proses sains kelas eksperimen dan kelas kontrol pada taraf kepercayaan 5%. Untuk mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, alangkah baiknya jika dikembangkan keterampilan proses sains karena dapat mengembangkan kreativitas berpikir dan membuat belajar menjadi lebih bermakna serta tidak membosankan. Metode inkuiri dapat digunakan oleh guru sebagai metode pembelajaran alternatif dalam menyampaikan suatu materi pelajaran. Metode ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA jika penggunaannya dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Metode Inkuiri, Sekolah Dasar
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Ridha Pratama Rusli
Date Deposited: 23 Aug 2021 08:12
Last Modified: 23 Aug 2021 08:12
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/62296

Actions (login required)

View Item View Item