PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GAYA MAGNET PADA SISWA KELAS V SDN 2 JAYAGIRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

Rina Nurlina, - (2010) PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GAYA MAGNET PADA SISWA KELAS V SDN 2 JAYAGIRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_pgsd_0801784_table_of_content.pdf

Download (249kB)
[img] Text
s_pgsd_0801784_chapter1.pdf

Download (278kB)
[img] Text
s_pgsd_0801784_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (404kB)
[img] Text
s_pgsd_0801784_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (472kB)
[img] Text
s_pgsd_0801784_chapter5.pdf

Download (244kB)
[img] Text
s_pgsd_0801784_bibliography.pdf

Download (244kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA masih rendah yaitu sebanyak 15 siswa di atas KKM (60) sisanya di bawah KKM. Hal ini disebabkan siswa hanya menguasai konsep-konsep IPA secara verbalisme. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan salah satu strategi untuk meningkatkan pemahaman konsep melalui pendekatan inkuiri. Pendekatan ini mensyaratkan keterlibatan siswa untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah. Untuk mengatasi masalah ini dilakukan penelitian yang bertujuan mendeskripsikan model pendekatan inkuiri, mendeskripsikan aktivitas siswa, dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA tentang gaya magnet dengan pendekatan inkuiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart Setiap langkah menggunakan empat komponen penelitian tindakan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Penelitian ini terdiri dari tiga siklus, topik yang diajarkan adalah benda magnetis dan non magnetis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi siswa, lembar observasi siswa,catatan lapangan, lembar evaluasi dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dari instrumen pembelajaran dan insrumen pengumpul data dianalisis melalui triangulasi dan statistika deskriptif. Tahapan dalam pembelajaran model ini meliputi: (1) menyajikan masalah atau pertanyaan, (2)membuat hipotesis, (3) merancang percobaan, (4) melakukan percobaan, (5) mengumpulkan dan menganalisa data, (6) membuat kesimpulan. Model yang dikembangkan dalam penelitian ini memberikan dampak yang cukup baik bagi siswa. Dengan pendekatan ini dapat melibatkan siswa secara aktif, keaktifan yang muncul dapat berupa mengajukan pertanyaan, membuat hipotesis, melakukan percobaan dan menemukan sendiri informasi yang diperlukan. Adapun kemampuan pemahaman konsep gaya magnet mengalami peningkatan setelah dilakukan pembelajaran inkuiri dengan rata-rata nilai pada siklus satu 74,28 siklus dua 96,28 dan pada siklus tiga 97,71. Semoga penelitian ini dapat menjadi sarana pengembangan kurikulum dan pembelajaran, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran konsep IPA untuk meningkatkan pemahaman dan keaktifan siswa serta dapat membentuk sikap keilmiahan dalam diri siswa.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Pendekatan Inkuiri, Pemahaman Konsep, Gaya Magnet
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Fadilla Selsha Amanda
Date Deposited: 29 Jul 2021 01:25
Last Modified: 29 Jul 2021 01:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/61575

Actions (login required)

View Item View Item