UTILIZATION OF INTERNATIONALLY PUBLISHED TEXTBOOKS WITHIN CURRICULUM 2013: PRACTICE AND TENSION (A CASE STUDY AT TWO PRIVATE SCHOOLS IN BANDUNG)

Nurdiana Mahdalena Sinurat, - (2021) UTILIZATION OF INTERNATIONALLY PUBLISHED TEXTBOOKS WITHIN CURRICULUM 2013: PRACTICE AND TENSION (A CASE STUDY AT TWO PRIVATE SCHOOLS IN BANDUNG). S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_ING_1707681_Title.pdf

Download (594kB)
[img] Text
T_ING_1707681_Chapter I.pdf

Download (354kB)
[img] Text
T_ING_1707681_Chapter II.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (768kB)
[img] Text
T_ING_1707681_Chapter III.pdf

Download (379kB)
[img] Text
T_ING_1707681_Chapter IV.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
T_ING_1707681_Chapter V.pdf

Download (347kB)
[img] Text
T_ING_1707681_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (974kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tekanan dalam praktek penggunaan buku teks internasional pada dua sekolah swasta di Bandung. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan metode pengumpulan data melalui analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Hasil temuan mengungkapkan bahwa ada tekanan yang terjadi dalam nuansa yang berbeda pada kedua sekolah. SMA Bumi (nama samaran) menggunakan buku teks internasional dengan mencoba melakukan penyesuaian antara materi ajar yang terdapat di buku teks internasional dengan kompetensi dasar (KI-3) dalam silabus Bahasa Inggris; sedangkan SMA Pertiwi (nama samaran) melakukannya dengan sepenuhnya memenuhi panduan yang diberikan oleh buku teks internasional. Perbedaan ini muncul sebagai akibat dari perbedaan pandangan yang dimiliki oleh para guru dari kedua sekolah. Hasil temuan juga mengungkapkan bahwa tekanan yang terjadi bukanlah sesuatu yang penting dalam proses penggunaan buku teks internasional dalam Kurikulum 2013.Hal ini terjadi karena para guru dari kedua sekolah tidak menjadikan Kurikulum 2013 sebagai sesuatu yang baku untuk diikuti dalam praktek mengajar. Hal ini berdampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah para guru dari SMA Bumi menjadi fleksibel dalam memilih materi ajar dari buku teks. Dampak negatifnya adalah para guru dari SMA Pertiwi sepenuhnya mengabaikan esensi mengikuti kompetensi dasar dari Kurikulum 2013 dengan sepenuhnya memenuhi tujuan pembelajaran yang diberikan oleh penulis buku teks internasional. Isu penutur asli di mana para guru lebih memilih menggunakan buku teks internasional karena buku tersebut ditulis oleh para penutur asli Bahasa Inggris juga ditemukan di kedua sekolah. Para guru dari SMA Bumi mampu mengelola isu ini lebih baik dari pada para guru di SMA Pertiwi. Semakin positif pandangan para guru terhadap buku teks internasional dan Kurikulum 2013, semakin sedikit tekanan yang dialami dalam menggunakan buku teks internasional dalam kerangka Kurikulum 2013. Semkain baik pemahaman para guru terhadap esensi dari kompetensi dasar dan tujuan dari Kurikulum 2013, semakin baik proses penggunaan buku teks internasional yang dapat dilakukan oleh para guru. This study aimed to find the tension in the practice of utilizing the internationally published textbooks at two private schools in Bandung. The study used a case study with data collected through document analysis, interview, and observation. The findings reveal that there is tension happening in different nuance from both schools. SHS Bumi (pseudonym) utilized the internationally published textbook by attempting to do adjustment between the learning materials from the textbook to the basic competencies (KI-3) in EFL syllabus; meanwhile SHS Pertiwi (pseudonym) did that by completely follow the guideline given in the internationally published textbook. This differentiation appears as the result of different beliefs possessed by the teachers from both schools. The findings also reveal that the tension does not seem to be something that matter in the process of utilizing the internationally published textbook within Curriculum 2013. It happens as the teachers from both schools do not necessarily put Curriculum 2013 as a rigid thing to fully follow in practice. This has both positive and negative side. The positive one is they (the SHS Bumi’s EFL teachers) are flexible in selecting the materials from the textbook. The negative one is that they (the SHS Pertiwi’s EFL teachers) completely put aside the essence of following the basic competencies from Curriculum 2013 by fully following the learning objectives given by the author of the internationally published textbook. The nativespeakerism where the teachers prefer to use the internationally published textbooks because they are written by the native speakers is found in both schools. However, the teachers from SHS Bumi managed this issue better than the teachers form SHS Pertiwi. The more positive the belief of the internationally published textbooks and Curriculum 2013 possessed by the teachers, the less tension that they experienced in utilizing the internationally published textbook within the framework of Curriculum 2013. The better understanding the teachers have about the essence of basic competencies and goals of Curriculum 2013, the better process of utilizing the internationally published textbook that the teachers can do.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: classroom practices, Curriculum 2013, internationally published textbook, tension, utilization, policy
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PE English
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Inggris S-2
Depositing User: Nurdiana Mahdalena Sinurat
Date Deposited: 10 Jun 2021 03:20
Last Modified: 11 Jun 2021 02:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/61225

Actions (login required)

View Item View Item