MODEL DISKUSI SASTRA DI KELAS 5 SEKOLAH DASAR : Studi Pengembangan Pembelajaran Satra Di Sekolah Dasar Negeri Cirebon

Abdul Rozak, - (2006) MODEL DISKUSI SASTRA DI KELAS 5 SEKOLAH DASAR : Studi Pengembangan Pembelajaran Satra Di Sekolah Dasar Negeri Cirebon. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_BIND_029774_table_of_content.pdf

Download (224kB)
[img] Text
D_BIND_029774_chapter1.pdf

Download (592kB)
[img] Text
D_BIND_029774_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_BIND_029774_chapter3.pdf

Download (622kB)
[img] Text
D_BIND_029774_chapter4b.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
D_BIND_029774_chapter5.pdf

Download (577kB)
[img] Text
D_BIND_029774_bibliography.pdf

Download (456kB)
[img] Text
D_BIND_029774_appendixx.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Menurut kurikulum mata pelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar fokus pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar adalah keterampilan berbahasa. Materi sastra dipadukan dengan keterampilan berbahasa. Dengan demikian kurikulum mata pelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan pembelajaran sastra. Penulis mempertimbangkan peluang yang diberikan kurikulum, guru yang berpotensi dapat menyelenggarakan pembelajaran sastra dengan baik, potensi murid sebagai pembaca yang dapat dikembangkan dan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi teks, dan potensi sastra yang multitafsir. Atas pertimbangan itu penulis memadukan potensi dan peluang itu dalam model diskusi sastra. Atas dasar latar belakang di atas penulis merumuskan beberapa masalah. Pertama, dengan cara bagaimanakah agar teks sastra dapat mendorong pengalaman bersastra murid melalui diskusi. Kedua, apakah bentuk respons murid dalam diskusi menggambarkan transaksi mereka dengan teks .Ketiga, apa yang terjadi dalam respons murid sebagai wujud pengalaman bersastra setelah mereka berdiskusi kelas. Keempat, apa yang terjadi bila murid menyusun respons sebagai bentuk pengalaman bersastra secara berkelompok. Kelima, bagaimanakah wujud diskusi sastra yang terjadi di kelas pada saat murid melakukan kegiatan bersastra. Keenam, apakah penggunaan diskusi sastra dalam pembelajaran sastra di sekolah dasar efektif. Berdasarkan rumusan masalah tersebut dikaji beberapa teori yang berhubungan dengan itu, yaitu sastra anak, pembelajaran bersastra, pengalaman bersastra, diskusi, kolaboratif, dan asesmen kinerja. Pencarian data dilakukan di beberapa sekolah dasar yang berada di Kota Cirebon. Dalam penelitian ini penulis menggunakan studi pengembangan (R & D). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data penulis memperoleh temuan, yaitu (1) murid-murid memperoleh kompetensi bersastra setelah mereka melakukan berbagai kegiatan bersastra, (2) murid-murid dapat menciptakan persitiwa berdasarkan teks cerita yang dibacanya (3) kreativitas murid tergambar pada saat mereka melakukan pemeranan persitiwa (4) model diskusi sastra melibatkan empat keterampilan berbahasa (5) pada waktu merespons murid menggunakan pengetahuan sastra yang telah diketahuinya, (6) diskusi sastra di sekolah dasar bercorak tanya jawab Adapun simpulannya adalah (1) pemerlakuan guru terhadap teks pada intinya dengan menyusun pertanyaan yang berhubungan dengan teks sehingga murid tetap berada di wilayah teks, (2) diskusi mencirikan adanya pemahaman murid terhadap teks sebagai hasil transaksi antara murid dan teks, (3) murid dapat melakukan berbagai kegiatan dalam bentuk respons seperti menyusun ringkasan, menceritakan ulang, memilih tokoh, memerankan adegan, menyusun peta cerita, dan menciptakan peristiwa dalam bentuk dialog, (4) diskusi berjalan lancar dengan bimbingan guru sebagai mediator, dan (5) respons individu menunjukkan keragaman dan respons kelompok menunjukkan kerja sama murid. Kemampuan yang dimiliki murid dalam bentuk respons merupakan kompetensi bersastra murid. Kepemilikan kompetensi bersastra terwujud karena model diskusi sastra. Dengan model diskusi sastra guru berkesempatan membantu murid memperoleh kompetensi bersastra tersebut

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: Diskusi Sastra, Pengembangan Pembelajaran
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-3
Depositing User: Fadilla Selsha Amanda
Date Deposited: 01 Dec 2020 06:58
Last Modified: 01 Dec 2020 06:58
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/54905

Actions (login required)

View Item View Item