PERAN YAYASAN AN-NUR IBUN DALAM PEMBERDAYAAN ANAK PUNK MELALUI PENDIDIKAN KETERAMPILAN (Studi Kasus pada Anak Punk Wani Robah Majalaya Kabupaten Bandung)

Widia Sri Kristina, - (2020) PERAN YAYASAN AN-NUR IBUN DALAM PEMBERDAYAAN ANAK PUNK MELALUI PENDIDIKAN KETERAMPILAN (Studi Kasus pada Anak Punk Wani Robah Majalaya Kabupaten Bandung). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1607225_Title.pdf

Download (425kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Chapter1.pdf

Download (134kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (318kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Chapter3.pdf

Download (257kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (319kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Chapter5.pdf

Download (68kB)
[img] Text
S_SOS_1607225_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (141kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

ABSTRAK Di wilayah Ibun Majalaya, terdapat komunitas anak punk wani robah, yang karena perilakunya cenderung menyimpang, maka dipandang negatif keberadaannya oleh masyarakat setempat, sehingga mengundang Yayasan An-Nur Ibun untuk melakukan sebuah upaya pemberdayaan kepada mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang Peran Yayasan dalam Pemberdayaan Anak punk melalui Pendidikan Keterampilan. Pada penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yakni metode studi kasus. Dalam penelitian ini ada beberapa partisipan: Kepala Yayasan, anak punk wani robah, masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pedagang, tukang parkir dan sopir angkutan umum dimana anak punk wani robah ini beraktivitas setiap harinya. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan catatan lapangan. Data yang diperoleh akan dianalisis melalui Data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka (1) terdapat beberapa tahap yang menjadi proses di dalam pemberdayaan anak punk oleh Yayasan yaitu tahap pengenalan, menganalisis, perencanaan model, sosialisasi, membentuk program pemberdayaan, penguatan kelembagaan, konsultasi dan pendampingan, monitoring serta evaluasi yang pada akhirnya menentukan tindak lanjut pemberdayaan. (2) faktor-faktor pendukung yaitu adanya jaringan, norma-norma dan kepercayaan sosial sedangkan, faktor-faktor penghambat yaitu keterbatasan Bahasa, perilaku kebiasaan dan pola pikir money oriented. (3) implementasi dari pemberdayaan ini yaitu hilangnya rasa resah masyarakat, timbul kepercayaan masyarakat, timbulnya harmonisasi antara masyarakat dengan anak punk, adanya prestasi yang dimiliki anak punk. Kata kunci: anak punk, pemberdayaan, pendidikan keterampilan ABSTRACT In the Ibun Majalaya region, there is a punk community Wani Robah, who because of their behavior tends to deviate, is considered negative by the local community, thus inviting the An-Nur Ibun Foundation to make an effort to empower them. The purpose of this study is to get an overview of the role of the Foundation in Empowering punk Children through Vocational Education. In this study, the authors used a qualitative approach. The research method that I use in this research is the case study method. In this study there were a number of participants: the head of the foundation, a punk child wani robah, the local community who was a trader, parking attendants and public transportation driver, where the punkboy wani robah every day. In this study, the methods used to collect data are observation, in-depth interviews, documentation studies and field notes. The data obtained will be analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing / verification. Data validity test is done by triangulation of sources, triangulation of techniques, and member checks. Based on the results of the research that has been done, (1) there are several stages that become a process of empowering punk children by the Foundation, namely the stage of introduction, analyzing, model planning, socialization, forming an empowerment program, institutional strengthening, consultation and mentoring, monitoring and evaluation which ultimately determine the actions further empowerment. (2) supporting factors are the existence of networks, norms and social beliefs, while the inhibiting factors are language limitations, habitual behavior and mindset money oriented. (3) the implementation of this empowerment is the loss of community anxiety, arising of community trust, the emergence of harmony between the community and punk children, the achievements of punk children. Keywords: punk kid, empowerment, skills education

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: No Panggil : S SOS WID p-2020; NIM :1607225
Uncontrolled Keywords: anak punk, pemberdayaan, pendidikan keterampilan
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Widia Sri Kristina
Date Deposited: 18 Sep 2020 07:28
Last Modified: 18 Sep 2020 07:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/53716

Actions (login required)

View Item View Item