PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

Desty Rupalestari, - (2020) PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_MTK_1803576_Title.pdf

Download (654kB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Chapter 1.pdf

Download (382kB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Chapter 2.docx
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (27kB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Chapter 3.pdf

Download (341kB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Chapter 5.pdf

Download (143kB)
[img] Text
T_MTK_1803576_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri di Pangkalpinang, kelas VIII, semester genap tahun ajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa yang memiliki nilai prior knowledge di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diambil dari 2 kelas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Secara keseluruhan, siswa dengan prior knowledge baik dapat melakukan proses berpikir kreatif dengan kriteria baik untuk masalah dengan indikator fluency dan flexibility yaitu melakukan seluruh proses preparation, incubation, illumination, dan verification dengan maksimal, sedangkan siswa melakukan proses berpikir kreatif dengan kriteria cukup pada masalah dengan indikator originality yaitu hanya melakukan proses preparation, incubation, dan illumination. Selanjutnya siswa dengan prior knowledge cukup dapat melakukan proses berpikir kreatif dengan kriteria baik untuk masalah dengan indikator fluency, kriteria cukup untuk masalah dengan indikator flexibility, dan kriteria kurang untuk masalah dengan indikator originality, 2) Siswa dengan prior knowledge yang baik memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berbeda-beda yaitu satu siswa dengan kemampuan berpikir kreatif baik, satu siswa dengan berpikir kreatif cukup dan satu siswa dengan berpikir kreatif kurang, sedangkan kedua siswa dengan prior knowledge yang cukup memiliki kemampuan berpikir kreatif yang kurang. Originality merupakan indikator yang paling sulit dipenuhi siswa sedangkan fluency merupakan indikator yang paling sedikit dipenuhi oleh siswa. This study aims to obtain an overview of the students' creative thinking processes in solving mathematical problems. This research was conducted in one of the Public Junior High Schools in Pangkalpinang, grade VIII, even semester 2019/2020 school year. This research used descriptive qualitative method. The research subjects in this study were students who had prior knowledge values above the KKM (Minimum Mastery Criterion) taken from two research classes. The results showed: 1) Overall, students with good prior knowledge can do creative thinking processes with good criteria for problems with fluency and flexibility indicators, while can do creative thinking processes with sufficient criteria on problems with originality indicators. Overall students with good prior knowledge can carry out the creative thinking process with good criteria for indicators of fluency and flexibility, namely carrying out the entire process of preparation, incubation, illumination, and verification optimally, while carry out creative thinking processes with sufficient criteria on problems of originality indicator, namely only carrying out the preparation, incubation and illumination processes. Furthermore, students with enough prior knowledge can do creative thinking processes with good criteria for problems with fluency indicators, enough criteria for problems with flexibility indicators, and less criteria for problems with originality indicators, 2) The three students with good prior knowledge have good, sufficient and less creative thinking skills, while two students with sufficient prior knowledge have less creative thinking ability. Originality is the most difficult indicator for students to fulfill, while fluency is the most indicator for students.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No Panggil : T MTK DES p-2020; NIM : 1803576
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Berpikir Kreatif, Proses Berpikir Kreatif, Prior Knowledge
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika
Depositing User: DESTY RUPALESTARI
Date Deposited: 26 Aug 2020 07:38
Last Modified: 26 Aug 2020 07:38
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/50654

Actions (login required)

View Item View Item