STRATEGI POLITICAL BRANDING KANDIDAT CALON KEPALA DAERAH (Studi Kasus Muhammad Irwansyah Rebuin sebagai Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023)

Tresna Yulianti, - (2018) STRATEGI POLITICAL BRANDING KANDIDAT CALON KEPALA DAERAH (Studi Kasus Muhammad Irwansyah Rebuin sebagai Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IKOM_1407212_Title.pdf

Download (56kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Abstract.pdf

Download (136kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Table_Of_Content.pdf

Download (152kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Chapter1.pdf

Download (182kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (309kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Chapter3.pdf

Download (241kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Chapter5.pdf

Download (155kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Bibliography.pdf

Download (217kB)
[img] Text
S_IKOM_1407212_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Political Branding menjadi penting untuk dilakukan oleh kandidat sebagai bentuk pembeda dibandingkan kandidat lain. Sehingga harapannya kandidat memiliki ciri khas sehingga mudah dikenali oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana political branding kandidat calon kepala daerah melalui aspek retorika, penampilan, dan kepribadian. Subjek utama pada penelitian ini adalah Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 Muhammad Irwansyah Rebuin. Sementara untuk informan tambahan dalam penelitian ini yaitu ketua tim pemenangan, konsultan kandidat, senior elit partai pengusung, dan pakar komunikasi politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian adalah wawancara, observasi partisipan, studi dokumentasi, dan studi literatur. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis Milles-Huberman. Hasil dari penelitian menunjukan secara keseluruhan kandidat telah melakukan proses political branding pada aspek retorika, penampilan, dan kepribadian dengan cukup baik, meski masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaanya yang memerlukan perbaikan dan terobosan baru. Dalam merumuskan political branding kandidat itu sendiri ada keterlibatan tim mulai dari partai pengusung, ketua tim pemenangan, konsultan kandidat, dan elit partai pengusung, walaupun pada akhirnya keputusan political branding yang ingin ditonjolkan pada publik berada di tangan kandidat itu sendiri. Isu putera daerah dan kandidat termuda menjadi strategi utama pada kandidat untuk political branding yang ingin dibentuk. ;--- Political Branding becomes important to be done by candidates as a differentiator than other candidates. So hope candidate has characteristic so easily recognizable by society. This study aims to see how political branding candidates for regional head candidates through aspects of rhetoric, appearance, and personality. The main subject of this research is the Vice Governor Candidate of South Sumatera Period 2018-2023 Muhammad Irwansyah Rebuin. As for additional informants in this study that is the leader of the winning team, candidate consultant, senior elite party bearer, and political communication expert. This research uses qualitative approach with case study strategy. Data collection methods used for the study were interview, participant observation, documentation study, and literature study. The data collected were analyzed using Milles-Huberman analysis method. The result of the research shows that the overall candidate has done the political branding process on the aspect of rhetoric, appearance, and personality quite well, although there are still deficiencies in the implementation that require improvement and new breakthrough. In formulating the political branding of the candidate itself there is the involvement of the team from the staging party, the leader of the winning team, the candidate consultant, and the elite of the party, although in the end the political branding decisions that want to be publicized are in the hands of the candidate itself. The issue of the local son and the youngest candidate became the main strategy of the candidate for political branding to be formed.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S IKOM TRE s-2018; Nama Pembimbing : I. Karim Suryadi, II. Heni Nuraeni; NIM : 1407212;
Uncontrolled Keywords: Political Branding, Kandidat, Calon Kepala Daerah, Political Branding, Candidates, Prospective Head of Region.
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: salsabila
Date Deposited: 13 Feb 2020 02:49
Last Modified: 13 Feb 2020 02:49
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/46538

Actions (login required)

View Item View Item