PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN TEACHING FACTORY 6 LANGKAH (TF-6M) DALAM MATA PELAJARAN PENGOLAHAN DIVERSIFIKASI HASIL PERIKANAN DI SMK NEGERI 1 MUNDU CIREBON

Syarifah Rahmah, - (2018) PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN TEACHING FACTORY 6 LANGKAH (TF-6M) DALAM MATA PELAJARAN PENGOLAHAN DIVERSIFIKASI HASIL PERIKANAN DI SMK NEGERI 1 MUNDU CIREBON. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PTA_1405806_Title.pdf

Download (450kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Table_of_content.pdf

Download (265kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Abstract.pdf

Download (450kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Chapter1.pdf

Download (362kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (657kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Chapter3.pdf

Download (393kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (666kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Chapter5.pdf

Download (360kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Bibliography.pdf

Download (465kB)
[img] Text
S_PTA_1405806_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan yang terdapat di SMK Negeri 1 Mundu Cirebon khususnya pada Program Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan yaitu belum tersedia Standard Operating Procedure (SOP) sebagai pedoman dalam melaksanakan model pembelajaran Teaching Factory 6 Langkah (TF-6M). SOP merupakan salah satu parameter yang dibutuhkan untuk melaksanakan model pembelajaran Teaching Factory. Pada pelaksanaannya, guru masih mengerjakan beberapa tahapan dalam TF-6M yang seharusnya dilakukan oleh siswa. Sehingga tujuan dari model pembelajaran TF-6M tidak dirasakan sepenuhnya oleh siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan SOP untuk memudahkan siswa dan guru dalam proses pelaksanaan praktikum dengan menggunakan model pembelajaran TF-6M. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses perancangan SOP berbasis model pembelajaran TF-6M, (2) mengetahui kelayakan SOP yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan mengacu pada model ADDIE. Hasil penelitian berupa dokumen SOP yang divalidasi oleh ahli untuk mengetahui tingkat kelayakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOP termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dan dinyatakan “Layak” oleh ahli TF-6M, ahli mata pelajaran dan ahli bahasa. Implementasi dilaksanakan pada ketiga produk diversifikasi hasil perikanan yang terdiri dari produk bakso ikan, siomay ikan dan nugget ikan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa SOP termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dan dinyatakan “Layak” oleh observer sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan praktikum menggunakan model TF-6M. Berdasarkan hasil tersebut, dokumen SOP dapat digunakan pada seluruh kegiatan praktikum pada mata pelajaran pengolahan diversifikasi hasil perikanan. This research started from the problems in SMK 1 Mundu Cirebon especially on Standard Operating Procedure (SOP) of Fishery Products of Processing Technology’s program which is hasn’t available as guidance on implementing Teaching Factory 6 Steps (TF-6M) learning model. SOP is one of the parameters needed to implement Teaching Factory learning models. In practice, teachers are still working stages in the TF-6M that student should do. Therefore, it is necessary to design SOP to facilitate students and teachers in the process of practicum implementation using TF-6M learning model. The purpose of this research is to (1) knowing the process of designing SOP-based TF-6M learning model, (2) knowing the eligibility of developed SOP. Research methods that is used in this study is Research and Development method with model ADDIE development as the reference. The result of this research are SOP documents validated by expert to determine the eligibility level. The result showed that SOP were included in the “Very Good” category and declared "Decent" by TF-6M expert, subject expert, and linguists. The implementation of this research was carried out on the three products of diversification of fishery products consisting of fish meatball, fish siomay, and fish nugget. The results of implementation show that the SOP is included in “Very Good” category and declared "Decent" by the observer as guidelines for the implementation of practicum activities using TF-6M models. Based on these results, SOP can be used in all practicum activities on the subject of diversification processing of fishery products.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S PTA SYA p-2018; Pembimbing : I. Yani Achdiani, II. Shinta Maharani; NIM : 1405806
Uncontrolled Keywords: Standard Operating Procedure (SOP), Teaching Factory 6 Langkah (TF-6M), Pengolahan Diversifikasi Hasil Perikanan.
Subjects: L Education > L Education (General)
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 13 Feb 2020 08:42
Last Modified: 13 Feb 2020 08:43
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/46520

Actions (login required)

View Item View Item