EKSISTENSI MASYARAKAT PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN BETAWI : Studi Deskriptif terhadap Masyarakat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan

Yola Almira Kesumah, - (2019) EKSISTENSI MASYARAKAT PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN BETAWI : Studi Deskriptif terhadap Masyarakat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1505463_Tittle.pdf

Download (648kB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Chapter1.pdf

Download (427kB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (569kB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Chapter3.pdf

Download (435kB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Chapter5.pdf

Download (301kB)
[img] Text
S_SOS_1505463_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kebudayaan Betawi merupakan salah satu kebudayaan di Indonesia yang berasal dari DKI Jakarta. Seiring dengan perkembangan zaman, DKI Jakarta saat ini sudah menjadi pusat melting pot dari berbagai budaya yang ada di Indonesia. Segala aktivitas tradisional sampai dengan aktivitas modern terdapat di DKI Jakarta, sehingga tidak menutup kemungkinan jika keberadaan kebudayaan Betawi di DKI Jakarta dapat terkikis seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin maju. Akan tetapi, kebudayaan Betawi masih tetap eksis sampai sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi masyarakat di perkampungan budaya Betawi dalam melestarikan kebudayaan Betawi ditengah arus modernisasi yang semakin cepat. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi masyarakat dalam melestarikan kebudayaan Betawi dapat dilihat dari tujuh unsur kebudayaan yaitu: peralatan dan perlengkapan hidup dengan mewajibkan menggunakan peralatan dan perlengkapan hidup yang biasa digunakan orang Betawi seperti masyarakat wajib mengenakan pakaian khas Betawi di acara tertentu, mata pencaharian masyarakat mayoritas adalah pedagang, sistem kemasyarakatan dengan menjaga hubungan antar anggota masyarakat tetap harmonis dengan organisasi sosial seperti PKK dan karang taruna, bahasa dengan menggunakan bahasa Betawi dalam kehidupan sehari-hari dan diberikan teguran jika tidak sesuai dengan nilai-nilai dalam bahasa Betawi, sistem pengetahuan dengan mempertahankan nilai-nilai yang ada pada kebudayaan Betawi dan religi dengan memberlakukan norma dan nilai ajaran-ajaran agama Islam. Kata Kunci : Eksistensi, Kebudayaan Betawi, Masyarakat Betawi culture is one of the cultures in Indonesia that originated from DKI Jakarta. Along with the times, DKI Jakarta has become a melting pot of various cultures in Indonesia. All traditional activities up to modern activities are located in DKI Jakarta, so it does not cover the possibility if the existence of Betawi culture in DKI Jakarta can be shaken along with the development of an increasingly advanced era. However, Betawi culture still exists until now. This research aims to determine how the existence of the community in the culture village of Betawi in preserving the culture of Betawi amid the rapid modernization of the current. The study uses descriptive study, data collection techniques done with observations, in-depth interviews and documentation studies. The results showed that the existence of society in preserving the culture of Betawi can be seen from the seven elements of culture namely: equipment and life by requiring the use of equipment and basic life used by Betawi people such as people are obliged to wear typical Betawi clothes at certain events, the majority of community livelihoods are traders, the community system by maintaining the relationship between members of the community remained harmonious with social organisations such as PKK and karang taruna, language using Betawi language in daily life and given a strike if it does not correspond with values in Betawi language, the system of knowledge by maintaining the values is in Betawi culture and religion by enforcing the norms and values in Islam. Keywords: Betawi Culture, Existence, Society

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi, Kebudayaan Betawi, Masyarakat
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Yola Almira Kesumah
Date Deposited: 31 Jan 2020 08:27
Last Modified: 31 Jan 2020 08:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/45771

Actions (login required)

View Item View Item