PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KECERDASAN BUDAYA : Studi di SMPN Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat

Suharli, - (2019) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KECERDASAN BUDAYA : Studi di SMPN Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_IPS_1402427_Title.pdf

Download (329kB)
[img] Text
D-IPS_1402427_Chapter1.pdf

Download (196kB)
[img] Text
D_IPS_1402427_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (536kB)
[img] Text
D_IPS_1402427_Chapter3.pdf

Download (200kB)
[img] Text
D_IPS_1402427_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
D_IPS_1402427_Chapter5.pdf

Download (156kB)
[img] Text
D_IPS_1402427_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Keragaman etnis, budaya, dan agama seringkali menjadi penyebab terjadinya konflik dalam masyarakat. Untuk itu, kecerdasan budaya merupakan salah satu kompetensi yang sangat diperlukan termasuk pada masyarakat Sumbawa yang multietnis. Pengembangan model pembelajaran IPS berbasis kecerdasan budaya dilakukan agar peserta didik memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang keberagaman agama dan budaya, memiliki motivasi bekerja sama dengan teman yang berbeda agama dan budaya dan memiliki perilaku yang toleran terhadap teman yang berbeda agama dan budaya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan penelitian dan pengembangan yang di adopsi dari Borg dan Gall dan dilakukan adaptasi menjadi empat tahapan pokok yaitu studi pendahuluan, pengembangan, proses fokus grup diskusi, dan uji prototipe dan revisi model. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) dominasi guru dalam pembelajaran IPS membuat peserta didik menjadi pasif sehingga berdampak pada minimnya pengalaman berinteraksi sosial dalam kelas sebagai bagian dari kecerdasan budaya; (2) pengembangan model pembelajaran IPS berbasis kecerdasan budaya menghasilkan lima sintak pembelajaran yaitu eksperien, refleksi, berbagi, kerja sama tim, dan presentasih.; (3) hasil penerapan model pembelajaran menunjukkan (a) pada aspek metakognitif, kecerdasan budaya nampak dari kesadaran peserta didik untuk mau berbagi dan belajar dari peserta didik lain yang berbeda agama dan budaya di dalam kelas; (b) pada aspek kognitif, kecerdasan budaya tercermin dari ketuntasan belajar peserta didik pada materi fluralitas masyarakat Indonesia; (c) pada aspek motivasi, kecerdasan budaya tercermin dari kemauan berbaur dan menikmati proses bekerja sama dengan teman yang berbeda agama dan budaya di dalam kelas; (d) pada aspek perilaku, kecerdasan budaya tergambar dari aktivitas peserta didik yang aktif membantu teman dalam menyelesaikan tugas kelompok.----------Ethnic, cultural and religious diversity is often the cause of conflicts in society. For this reason, cultural intelligence is one of the competencies that is indispensable, including the multi-ethnic Sumbawa community. The development of social intelligence learning models based on cultural intelligence is done so that students have awareness and knowledge about the diversity of religions and cultures, have motivation to work with friends of different religions and cultures and have tolerant behavior towards friends of different religions and cultures. This research was carried out through a research and development approach adopted from Borg and Gall and adapted into four main stages: preliminary studies, development, focus group discussion processes, and prototype testing and model revisions. Data collection uses questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis uses descriptive qualitative techniques. Research findings show (1) the dominance of teachers in social studies learning makes students passive so that the impact on the lack of experience of social interaction in the classroom as part of cultural intelligence; (2) the development of social intelligence learning models based on cultural intelligence produces five learning syntax, namely experimentation, reflection, sharing, teamwork, and presentation; (3) the results of the application of the learning model show (a) in the metacognitive aspect, cultural intelligence appears from the awareness of students to want to share and learn from other students of different religions and cultures in the classroom; (b) in the cognitive aspect, cultural intelligence is reflected in the completeness of students' learning in material flurality of Indonesian society; (c) in the aspect of motivation, cultural intelligence is reflected in the willingness to mingle and enjoy the process of working with friends of different religions and cultures in the classroom; (d) in the aspect of behavior, cultural intelligence is reflected in the activities of students who actively assist friends in completing group assignments.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S3)
Uncontrolled Keywords: IPS, Kecerdasan Budaya, Model Pembelajaran.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPS S-3
Depositing User: Suharli
Date Deposited: 29 Jul 2020 04:00
Last Modified: 29 Jul 2020 04:00
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/43953

Actions (login required)

View Item View Item