KONSEP VISITOR MANAGEMENT MELALUI ANALISIS INTENSITAS DAN KENYAMANAN WISATA DI TWA GUNUNG TANGKUBAN PARAHU

Barik Jamaludin Adam, - (2016) KONSEP VISITOR MANAGEMENT MELALUI ANALISIS INTENSITAS DAN KENYAMANAN WISATA DI TWA GUNUNG TANGKUBAN PARAHU. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_MRL_0906017_Title.pdf

Download (462kB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Chapter1.pdf

Download (590kB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (667kB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Chapter3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Chapter5.pdf

Download (510kB)
[img] Text
S_MRL_0906017_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu merupakan Taman Wisata Alam (TWA) yang terletak di utara kota Bandung dan berbatasan langsung dengan hutan lindung Tangkuban Parahu. Setiap tahunnya, lebih dari satu juta pengunjung mengunjungi Taman Wisata Alam ini dan pada hari libur panjang maupun musim liburan akan terjadi kenaikan tingkat kunjungan dan pengunjung akan memadati TWA Gunung Tangkuban Parahu khususnya Kawah Ratu. Penumpukan pengunjung di suatu area akan menimbulkan beberapa perilaku negatif dari pengunjung, mengurangi kenyamanan berwisata serta memiliki efek negatif bagi TWA Gunung Tangkuban Parahu itu sendiri. Dengan munculnya permasalahan tersebut diperlukan pengaturan pengunjung terlepas dari ramai atau tidaknya kawasan tersebut, hal ini dimaksudkan agar tercipta kawasan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan mixed methods, menggabungkan dua bentuk penelitian kuantitatif dan kualitatif lalu setelah itu dideskripsikan. Populasi penelitian adalah seluruh wisatawan yang berkunjung ke TWA Gunung Tangkuban Parahu, pengunjung tersebut tersebar di tiga area, yaitu kawah Ratu, kawah Domas dan Terminal Ontang-anting Jayagiri. Sedangkan sampelnya berjumlah 135 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Variable penelitian terdiri dari Intensitas Wisata (kualitatif) dan Kenyamanan (kuantitatif). Intensitas wisata dapat diketahui dengan meneliti Visitor Frequency dan Visitor Use di TWA Gunung Tangkuban Parahu. Intensitas wisata di TWA Gunung Tangkuban Parahu termasuk Sedang ke Tinggi. Dari aspek kenyamanan, TWA Gunung Tangkuban Parahu “cukup” nyaman untuk melakukan kegiatan wisata. Setelah diketahui hasil dari intensitas wisata dan kenyamanannya, ditemukan beberapa konsep visitor management yang sesuai untuk TWA Gunung Tangkuban Parahu dan khususnya untuk kawah Ratu, kawah Domas dan Terminal Ontang-anting Jayagiri.----------Mount Tangkuban Parahu natural park is located in the north of Bandung and directly contiguous to Tangkuban Parahu preserved forest. Each year, more than one million visitors visit the natural park and on long holiday or holiday season the level of visit will increase (drastically), and visitors will flock to mount Tangkuban Parahu natural park especially in Ratu crater area . Buildup of visitors in a given area will cause some negative visitor behavior, reducing the comfort of travelling as well as having negative effects for Tangkuban Parahu natural park itself. the emergence of these problems required visitor adjustment (regardless of) whether the area is crowded or not it is intended to maintain the quality of tourist area and its sustainability . The study uses mixed method, combining the two forms of quantitative and qualitative research and then having it described (and then describing it.). The population of the research is the whole visitors of mount Tangkuban Parahu Natural Park,. The visitors scattered in three areas; Ratu crater, Domas crater, and Jayagiri Ontang-anting station. the sample contain of (the amount of sample are) 135 people. Tourism intensity in mount Tangkuban Parahu Natural Park is medium to high. From the aspect of comfort, mount Tangkuban Parahu Natural Park is “quite” convenient for tourism activities. According to the result of the intensity and comfort aspects, it is found that there are some concepts of visitor management that are compatible or suitable for mount Tangkuban Parahu Natural Park and especially for Ratu crater (area), Domas crater (area) and Jayagiri Ontang-anting station.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: intensitas wisata, kenyamanan wisata, visitor management.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Manajemen Resort & Leisure
Depositing User: barik jamaludin adam
Date Deposited: 29 Jul 2020 21:44
Last Modified: 29 Jul 2020 21:44
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/43918

Actions (login required)

View Item View Item