PENGARUH RESILIENSI TERHADAP SUBJECTIVE WELL BEING ANAK DIDIK LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BANDUNG

Ajeng Rintan Septiani, - (2019) PENGARUH RESILIENSI TERHADAP SUBJECTIVE WELL BEING ANAK DIDIK LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Chapter 1.pdf

Download (106kB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (491kB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Chapter 3.pdf

Download (371kB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (212kB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Chapter 5.pdf

Download (90kB)
[img] Text
S_PSI_1505881_Ajeng Rintan Septiani_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Anak didik merupakan anak berusia lebih dari 12 tahun yang menjalani masa binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), pada umumnya memiliki beban psikologis dan masa transisi lebih berat jika dibandingkan dengan anak-anak lain seusia mereka yang hidup bebas di luar sana. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data terkait subjective well being andik di LPKA melalui domain dalam integrated well being yang dipengaruhi oleh resiliensi yang dimilikinya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengambilan data menggunakan kuesioner skala resiliensi dan alat ukur Kesejahteraan Psikologis Integratif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu seluruh jumlah populasi andik disertakan sebagai sampel. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dapat mempengaruhi subjective well being andik LPKA pada dimensi kepuasan hidup, sikap positif, emosi positif dan harga diri melalui domain akademik, organisasi, interaksi sosial, serta kegiatan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa resiliensi yang dimiliki andik dapat turut meningkatkan subjective well being yang dimilikinya.----------Child prisoners is children attain the age of 12th who serving time in Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), they usually have more difficult psychologically load and transition period as compared to the others child who life deliberately out there. This research intent on found data about subjective well being of the child prisoners in LPKA through the domains on intergrated well being which influenced by their resilience. This research was conducted using a quantitative approach to the data collection methods using resilience’s questionnaire and integrative psychological welfare measurements. The sampling technique used purposive samping, that’s means the entire population of child prisoners was included as sample. As for the analysis data used was a simple lininer regression with using the SPSS 20 program. The results indicate that resilience can influence child prisoner’s subjective well being in the dimensions of life satisfaction, positive attitude, positive emotion, and self esteem through the domains of academic, organization, association, and activity. Thus can be said that resilience of the child prisoners can improve their subjective well being.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: resiliensi, subjective well being, kepuasan hidup, sikap positif, emosi positif, harga diri, anak didik, LPKA Bandung.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Ajeng Rintan Septiani
Date Deposited: 29 Jul 2020 06:29
Last Modified: 29 Jul 2020 06:29
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/43700

Actions (login required)

View Item View Item