PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK (VAK) DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN

Puspitasari, Neng Erni (2019) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK (VAK) DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_JRM_1501857_Title.pdf

Download (446kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Chapter1.pdf

Download (186kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (379kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Chapter3.pdf

Download (225kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (298kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Chapter5.pdf

Download (105kB)
[img] Text
S_JRM_1501857_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Jerman, sebagian siswa masih mengalami kesulitan. Kesulitan tersebut diduga karena penerapan model pembelajaran yang kurang melatih keterampilan berbicara siswa. Untuk mengatasi persoalan ini, maka dilakukan sebuah penelitian berupa penerapan model pembelajaran Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) dalam pembelajaran bahasa Jerman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) keterampilan berbicara bahasa Jerman siswa sebelum penerapan model pembelajaran VAK; 2) keterampilan berbicara bahasa Jerman siswa setelah penerapan model pembelajaran VAK ; 3) perbedaan dalam kemampuan berbicara bahasa Jerman siswa antara sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran VAK; dan 4) efektivitas model pembelajaran VAK dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Jerman. Pada penelitian ini digunakan metode ekperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA PGII 2 Bandung tahun ajaran 2019/2020 yang mempelajari bahasa Jerman. Adapun sebagai sampel penelitian ini dipilih kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal dari Goethe-Zertifikat A1 Fit in Deutsch, Sprechen Teil 1 dan Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP). Berdasarkan hasil perhitungan data penelitian, dapat diketahui bahwa: 1) keterampilan berbicara siswa sebelum penerapan model VAK pada kelas eksperimen dan kontrol termasuk ke dalam kategori “sedang“; 2) keterampilan berbicara siswa kelas eksperimen setelah penerapan model pembelajaran VAK termasuk ke dalam kategori ‘baik’ dan kelas kontrol termasuk ke dalam kategori ‘cukup’; 3) terdapat perbedaan yang signifikan dalam keterampilan berbicara siswa kelas eksperimen sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran VAK. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan hasil nilai rata-rata pretest sebesar 53,8 dan posttest sebesar 81,3; dan 4) model pembelajaran VAK efektif diterapkan dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Jerman. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan uji-t, yakni nilai signifikasi kurang dari 0,05 (0,000 < 0.05). Berdasarkan hasil penelitian ini, model pembelajaran VAK dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jerman siswa. In learning German speaking skill, some students would still have difficulties. The cause might fall to the ineffectiveness of the applied methods. Therefore, to solve that problem, a research about the Application of Visual, Auditory, and Kinaesthetic (VAK) learning model in learning German is conducted. The purpose of this research are to be able to reveal: 1) students’ German speaking skills before the application of VAK learning model; 2) students’ German speaking skills after the application of VAK learning model; 3) the difference between students’ German speaking skills, before and after the application of VAK learning model; and 4) the effectivity of VAK learning model in learning German speaking skill. This research used a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. The population for this research were the students from X class of SMA PGII 2 Bandung who study German. Whereas, the samples for the research were class X MIPA 2 as the experiment class, and X MIPA 1 class as the control class. The instruments used for the research were Goethe-Zertifikat A1 Fit in Deutsch, Sprechen Teil 1 and a set of lesson plans. Based on the result of the research, it could be seen that: 1) students’ German speaking skills before the application of VAK learning model in the experiment class and the control class is in the ‘moderate’ category; 2) students’ ability of the experiment class in German speaking skills after the application of VAK learning model in ‘good’ category and of the control class in the ‘adequate’ category; 3) there were significant differences of the stundents’ ability in German speaking skills in the experiment class before and after the application of VAK learning model in learning German. This is proven by the results othe experiment class’s pretest average score of 53,8 and the posttest average score of 81,3; and 4) the application of VAK learning model is effective in learning German speaking skill. This is proven by the results of the t-test namely significance score is lower than 0.05 (0,000 < 0,05). Moreover, based on the results of this research, the VAK learning model could also being used as a learning model in improving their students’ German speaking skills.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PD Germanic languages
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Neng Erni Puspitasari
Date Deposited: 27 Apr 2020 02:28
Last Modified: 27 Apr 2020 02:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/42772

Actions (login required)

View Item View Item