PEMEROLEHAN HONORIFIK BAHASA KOREA OLEH PEMELAJAR INDONESIA

Ghina Mardhiyah, - (2018) PEMEROLEHAN HONORIFIK BAHASA KOREA OLEH PEMELAJAR INDONESIA. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_LING_1604779_Title.pdf

Download (181kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Abstract.pdf

Download (217kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Table_of_Content.pdf

Download (137kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Chapter1.pdf

Download (269kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (676kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Chapter3.pdf

Download (277kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (708kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Chapter5.pdf

Download (223kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Bibliography.pdf

Download (343kB)
[img] Text
T_LING_1604779_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (164kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dan meneliti bidang honorifik bahasa Korea, menelaah faktor-faktor penentu berhasil tidaknya pemerolehan imbuhan honorifik ini, dan menyimpulkan beberapa upaya dalam menanggulangi faktor-faktor tersebut. Penelitian ini difokuskan hanya pada imbuhan honorifik subjek –시 saja. Teori utama penentuan imbuhan honorifik ini berasal dari salah satu peneliti Korea. Subjek pada penelitian ini ialah para pemelajar tingkat lanjut bahasa Korea di salah satu komunitas bahasa Korea Bandung. Subjek pendukung dalam penelitian ini ialah tiga orang penutur asli Korea yang tinggal di Bandung minimal satu tahun terakhir. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa para pemelajar Bandung sudah mencapai tingkat lanjut, dengan dicapainya nilai rata-rata 82 poin pada tes instrumen. Faktor-faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya dalam pemerolehan imbuhan honorifik ini mayoritas memilih faktor konteks dan faktor honorific forms. Pada soal instrumen tes, terdapat beberapa soal dengan konteks yang berbeda. Pada tahap ini beberapa pemelajar tidak fokus dan menjawab jawaban yang tidak tepat. Maka dari itu faktor konteks menjadi faktor yang paling menimbulkan kesulitan dari para pemelajar. Upaya-upaya yang sangat umum dikalangan pemelajar tingkat mahir ialah upaya melalui media hiburan Korea. Media hiburan Korea menjadi cara paling ampuh dalam menguasai struktur tatabahasa bahasa Korea, termasuk bidang honorifik. Pada akhirnya, penelitian ini dapat membantah pendapat mengenai sulitnya menguasai bidang honorifik oleh beberapa ahli. Hal ini dikarenakan, pemelajar bahasa Korea tingkat akhir di Bandung berhasil meraih rata-rata nilai 82 poin.;-- This study investigates and examines the field of honorifics of Korean language, examines the determinants of the success of these honorific imbalances, and concludes several attempts to overcome these factors. This study focuses only on subject honorific affixes - 시 only. The main theory of determination of honorific affixes is derived from one of the Korean researchers. The subjects in this study are advanced Korean language learners in one of the Korean language community of Bandung. Supporting subjects in this study are three native Korean speakers who live in Bandung at least one year. The results of this study show that the learners have reached the advanced level, with the achievement of an average of 82 points on the test instrument. Factors that influence the success or failure of this honorific reward are the majority choosing the context factor and the honorific forms factor. On the subject of test instruments, there are several problems with different contexts. At this stage some learners do not focus and they answer incorrect answers. Thus the context factor becomes the most troubling factor of the learners. Very common endeavors among advanced learners are efforts through Korean entertainment media. Korean entertainment media has become the most powerful way of mastering the structure of Korean language grammar, including honorifics. Ultimately, this study can argue against the difficulty of mastering the field of honorific by some experts. This is because of the final Korean language learners in Bandung succeed to reach the average value of 82 points.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T LING GHI p-2018; Pembimbing: I. Eri Kurniawan, II. Syihabuddin; NIM: 1604779.
Uncontrolled Keywords: Honorifik bahasa Korea, imbuhan honorifik subjek –시, pemerolehan bahasa kedua, pemelajar tingkat mahir, faktor dan upaya, honorifics of Korean language, subject honorifics 시, second language acquisition, advanced level learners, factors and efforts.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Linguistik S-2
Depositing User: Mahda
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:40
Last Modified: 04 Sep 2019 04:40
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38679

Actions (login required)

View Item View Item