TRANSFORMASI NILAI KEARIFAN LOKAL KAWIN BAJAPUIK PADA PERKAWINAN MASYARAKAT MINANGKABAU PARIAMAN : Studi Kasus Nagari Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman

Rani, Kartika (2018) TRANSFORMASI NILAI KEARIFAN LOKAL KAWIN BAJAPUIK PADA PERKAWINAN MASYARAKAT MINANGKABAU PARIAMAN : Studi Kasus Nagari Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_PS_1603264_Title.pdf

Download (216kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Abstract.pdf

Download (137kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Table_Of_Content.pdf

Download (272kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Chapter1.pdf

Download (246kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (439kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Chapter3.pdf

Download (237kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_PS_1603264_Chapter5.pdf

Download (214kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Bibliography.pdf

Download (311kB)
[img] Text
T_PS_1603264_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keanekaragaman suku, etnis, ras, agama, bahasa, adat-istiadat, dan sebagainya di Indonesia. Sebagai bangsa yang bermasyarakat tentunya memiliki karakteristik yang berbeda dalam menjalankan tradisi khususnya perkawinan. Namun, memasuki era globalisasi dan modernisasi saat ini sudah banyak mengalami pergeseran dan perubahan pada nilai-nilai budaya warisan leluhur yang dulunya dijadikan sebagai pedoman hidup masyarakat dalam bertingkah laku. Salah satu bentuk perubahan tersebut terjadi dalam praktik perkawinan di Minangkabau khususnya wilayah Pariaman yang dikenal dengan tradisi kawin bajapuik. Walaupun tradisi ini telah mengalami pergeseran nilai, namun tradisi ini masih tetap dilaksanakan dan dipertahankan oleh masyarakat Pariaman dalam menjalankan perkawinannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi nilai kearifan lokal kawin bajapuik pada perkawinan masyarakat Minangkabau Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini terdiri tokoh adat (niniak mamak), orang tua, serta laki-laki atau perempuan yang akan menikah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk nilai kearifan lokal tradisi kawin bajapuik meliputi sejarah tradisi kawin bajapuik, keberadaan tradisi kawin bajapuik dalam konteks budaya dan hukum Islam, serta prosesi adat perkawinannya; (2) Pergeseran nilai dalam tradisi kawin bajapuik meliputi aspek orientasi nilai, fungsi tradisi, pemberian uang japuiktan, tolak ukur, tindakan masyarakat (simbol); (3) Dampak yang ditimbulkan dari pergeseran nilai tradisi kawin bajapuik meliputi aspek ekonomi, sosial, dan pendidikan; (4) Upaya pelestarian nilai-nilai tradisi kawin bajapuik sebagai kearifan lokal masyarakat Minangkabau Pariaman dilakukan oleh keluarga, masyarakat, pemerintah dan sekolah.;--- This research is motivated by the diversity of ethnic, ethnic, racial, religious, linguistic, customs, and so on in Indonesia. As a multicultural country certainly has different characteristics in running tradition, especially matters of marriage. However, entering the era of globalization and modernization is now experiencing a lot of shifts and changes in the cultural values of ancestral heritage that used to be a guide of community life in behaving. One such form of change occurs in the practice of marriage in Minangkabau, especially Pariaman region known as the kawin bajapuik tradition. Although this tradition has experienced a shift in value, but this tradition is still implemented and maintained by the people of Pariaman in running their marriage. This study aims to describe the transformation of local wisdom of kawin bajapuik at the marriage of Minangkabau Pariaman community. This type of research uses a qualitative approach with research methods case study. Subjects in this study consist of custom leaders (niniak mamak), parents, as well as men or women who will get married. Data collection techniques used interviews, observations, and documentation studies. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that (1) The local wisdom values of kawin bajapuik tradition include the history of kawin bajapuik tradition, the existence of kawin bajapuik tradition in the context of Islamic culture and law, and the procession of their marriage customs; (2) The shifting of values in the tradition of kawin bajapuik includes aspects of value orientation, traditional function, uang japuiktan benchmarks, community action (symbol); (3) The impact of the shifting values of kawin bajapuik tradition includes economic, social and educational aspects; (4) Efforts to preserve the values of kawin bajapuik tradition as local wisdom Minangkabau Pariaman community conducted by family, community, government and school.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T PS RAN p-2018 Pembimbing: I. Siti Nurbayani, II. Siti Komariah NIM: 1603264
Uncontrolled Keywords: Kawin Bajapuik, Kearifan Lokal, Perkawinan, Transformasi Nilai;--- Kawin Bajapuik, Local Wisdom, Marriage, Value Transformation
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Sosiologi S-2
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 13 Feb 2020 08:59
Last Modified: 13 Feb 2020 08:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/37698

Actions (login required)

View Item View Item