PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEBIASAAN BERPIKIR MATEMATIS ANTARA SISWA SD YANG MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN MODEL AMORA DAN KONVENSIONAL : Penelitian Kuasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Siswa Kelas IV SD

Lutfi Abdurahman, - (2019) PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEBIASAAN BERPIKIR MATEMATIS ANTARA SISWA SD YANG MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN MODEL AMORA DAN KONVENSIONAL : Penelitian Kuasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Siswa Kelas IV SD. S1 thesis, Unversitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PGSD_1507383_Title.pdf

Download (290kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Chapter1.pdf

Download (258kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (618kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Chapter3.pdf

Download (485kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (593kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Chapter5.pdf

Download (164kB)
[img] Text
S_PGSD_1507383_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (460kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

ABSTRAK Lutfi Abdurahman. (2019). Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kebiasaan Berpikir Matematis antara Siswa SD yang Menggunakan Pembelajaran Model AMORA dan Konvensional (Penelitian Kuasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Siswa Kelas IV SD). Pada dasarnya setiap orang memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, sebagai makhluk yang diberi kecerdasan melebihi makhluk yang lainnya, kehidupan manusia tidak terlepas dari pengaplikasian mata pelajaran matematika. Salah satu yang menerapkannya adalah siswa, di sekolah siswa belajar tentang operasi hitung dan pengukuran yang harus mereka pahami dan kuasai, dalam proses berhitung dan mengukur dibutuhkan kemampuan berpikir kritis dan kebiasaan berpikir matematis, sehingga dibutuhkan sebuah model pembelajaran yang mendukung dalam keberhasilan pencapaian siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis serta kebiasaan berpikir matematis siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kebiasaan berpikir matematis antara siswa yang menggunakan pembelajaran model AMORA dan pembelajaran model konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis yang diolah menggunakan uji statistik yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rerata (uji t) kemudian untuk kebiasaan berpikir matematis menggunakan lembar observasi dan butir skala kebiasaan berpikir matematis. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV pada salah satu sekolah dasar di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat sebanyak 70 siswa yang terdiri dari 35 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan yang signifikan kemampuan berpikir kritis dan kebiasaan berpikir matematis antara siswa yang telah memperoleh pembelajaran model AMORA dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Berpikir Kritis, Kebiasaan Berpikir Matematis, Pembelajaran Model AMORA ABSTRACK Lutfi Abdurahman. (2019). Differences in critical thinking ability and mathematical thinking between students using learning from AMORA and Conventional Models (Quasi-Experimental Research on Mathematics subjects to grade IV elementary students). Basically all people have different intelligences, as beings who are given intelligence over other creatures, human life is inseparable from the application of mathematics subject. One that applies is students, in school students learn about counting operations and measurements that they must understand and master, in the process of counting and measuring needed critical thinking skills and habits of mathematical thinking, so we need a learning model that supports the success of students in learning mathematics. This research is motivated by the low ability of critical thinking and the habit of thinking mathematically in elementary school students. This study aims to obtain differences in critical thinking skills and habits of mathematical thinking between students using AMORA learning models and conventional learning models. The research method used was quasi-experimental with a non-equivalent control group design. The data collection tool used is a test of critical thinking skills that is processed using statistical tests, namely normality test, homogeneity test and mean difference test. (t test) then for the habit of mathematical thinking using observation sheets and scale items of habitual thinking mathematical scale. The research subjects were class IV students in one of the elementary schools in Lembang Subdistrict West Bandung Regency as many as 70 students consisting of 35 experimental class students and 35 control class students. The results of the research show that there are significant differences and increases in critical thinking skills and habits of mathematical thinking between students who have obtained the AMORA learning model and conventional learning. Keywords: Critical Thinking, Mathematical Thinking Habits, AMORA Learning Models

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PGSD LUT p-2019; Pembimbing: I. Sandi Budi Iriawan, II. Effy Mulyasari; NIM: 1507383
Uncontrolled Keywords: Berpikir Kritis, Kebiasaan Berpikir Matematis, Pembelajaran Model AMORA
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Lutfi Abdurahman
Date Deposited: 17 Jan 2020 09:53
Last Modified: 17 Jan 2020 09:53
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/37161

Actions (login required)

View Item View Item