UJI STABILITAS PROTEIN FUSI HUMAN SERUM ALBUMIN STRAIN SMD1168 YANG DIPRODUKSI DALAM YEAST Pichia pastoris

Naufan, Aldi Sujatmoko (2018) UJI STABILITAS PROTEIN FUSI HUMAN SERUM ALBUMIN STRAIN SMD1168 YANG DIPRODUKSI DALAM YEAST Pichia pastoris. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BIO_1401128_Title.pdf

Download (238kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Abstract.pdf

Download (287kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Table_of_content.pdf

Download (298kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Chapter1.pdf

Download (320kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (553kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Chapter3.pdf

Download (450kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (394kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Chapter5.pdf

Download (277kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Bibliography.pdf

Download (388kB)
[img] Text
S_BIO_1401128_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (242kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kanker dan hepatitis merupakan salah satu permasalahan terbesar dalam bidang kesehatan yang cukup menjadi perhatian utama belakangan ini. Pemberian protein rekombinan berupa Human Interferon Alpha-2a (hIFNα-2a) diharapkan dapat menghentikan proliferasi dari kanker dan hepatitis. Fusi hIFNα-2a dengan Human Serum Albumin (HSA) merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan bobot molekul dari protein rekombinan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat stabilitas dari protein rekombinan hIFNα-2a yang digabungkan dengan Human Serum Albumin dengan perbedaan parameter fisik, yaitu perbedaan suhu dan lama penyimpanan. Kultur dari Pichia pastoris dari media YPD diinokulasikan dan dioverproduksi pada media BMGY dan dipindahkan pada 24 jam kemudian ke media BMMY untuk pengekspresian protein. Kemudian dilakukan filtrasi dan purifikasi untuk mendapatkan eluat yang akan diuji dan ditentukan konsentrasi sampel dengan metode Bicinchoninic Acid Assays (BCA). Ditentutkan bobot molekul protein fusi dengan metode Dot Blot dan Western Blot. Kemudian dilakukan uji stabilitas dengan perbedaan parameter fisik, dan diuji kembali dengan metode Dot Blot. Hasil yang didapatkan bahwa protein fusi hIFNα-2a dengan HSA memiliki bobot molekul sebesar 88,332 kDA. Protein fusi yang disimpan pada suhu 4oC yang disimpan selama 6 hari, mengalami degradasi protein mencapai 52,3%, sedangkan pada suhu 25oC, pada hari ke-3 sudah mengalami degradasi protein sebesar 73,5%, dan pada suhu 37oC, protein terdegradasi sebesar 70,4% pada hari ke-1.;---Cancer and hepatitis are the biggest problem in healthcare these days. By giving recombinant protein such as Human Interferon Alpha-2a (hIFNα-2a), could be stopping the proliferation of cancer and hepatitis. Fusion of hIFNα-2a with Human Serum Albumin (HSA) is one of the technique to increase the molecular weight recombinant protein. The purpose of this research is to know the stability level of recombinant protein hIFNα-2a fused by Human Serum Albumin with different physical parameter such as different temperature and different time-storage. Pichia pastoris culture from YPD media, inoculated and overproduced on BMGY media, then moved to BMMY media in the next day to know the expression of the protein. Then the recombinant protein filtered and purified to get some eluate for the test later and determining the concentration sample with Bicinchoninic Acid Assays (BCA). Then, recombinant protein was determined the molecular weight by Dot Blot Assays and Western Blot Assays. Stability test was performed with different physical conditions and Dot Blot Assays was used. The result showed that recombinant protein has molecular weight for about 88,332 kDa. Fusion protein that stored at 4oC for 6 days, degradated almost 52,3% of its protein, while at 25oC, on the day 3, protein degradated for about 73,5%, and at 37oC on the day 1, protein degradated for about 70,4% of its protein.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BIO NAU u-2018; Pembimbing : I. Didik Priyandoko, II. Ratih Asmana; NIM. : 1401128.
Uncontrolled Keywords: Kanker, Hepatitis, Human Interferon Alpha 2a, Human Serum Albumin, Protein Fusi, Anti Proliferasi, Cancer, Hepatitis, Human Interferon Alpha 2a, Human Serum Albumin, Fusion Protein, Anti Proliferatate.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Program Studi Biologi (non kependidikan)
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 20 Jun 2019 02:03
Last Modified: 20 Jun 2019 02:03
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/35494

Actions (login required)

View Item View Item