PENGARUH METODE LATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP KEKUATAN MAKSIMAL DAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PADA CABANG OLAHRAGA DAYUNG

Hasan, Muhammad Fahmi (2013) PENGARUH METODE LATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP KEKUATAN MAKSIMAL DAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PADA CABANG OLAHRAGA DAYUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Title.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Abstract.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Table of Content.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Chapter1.pdf

Download (242kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0907040_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (331kB)
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Chapter3.pdf

Download (529kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0907040_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (336kB)
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Chapter5.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0907040_Bibliography.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0907040_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan metode latihan circuit training terhadap peningkatan kekuatan maksimal dan daya tahan kardiovaskular. Tujuan yang diangkat pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan circuit training terhadap peningkatan kekuatan maksimal dan daya tahan kardiovaskular. Kegunaan dari hasil penelitian ini secara teoritis dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkaya dan mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya latihan untuk meningkatkan kekuatan maksimal dan daya tahan kardiovaskular. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian digunakan teknik total sampling, sampel yang digunakan sebanyak 8 orang. Instrumen atau alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1RM test dan balke tes. Penghitungan dan uji signifikansi peningkatan hasil latihan dilakukan dengan menggunakan uji dua rata-rata satu pihak yaitu uji t. Dari hasil pengujian tersebut diperoleh bahwa thitung variabel daya tahan kardiovaskular 3,94 lebih besar dari ttabel pada tingkat kepercayaan atau taraf signifikansi α = 0,05 dengan dk (n1 – 1) =7, harga t (0,975) dari daftar distribusi t diperoleh 2,36. Kriteria pengujiannya adalah, diterima Ho, jika t<t1-α. Sedangkan untuk variable kekuatan maksimal 0,00 thitung lebih kecil dari ttabel 2,36 dapat disimpulkan tidak terjadi peningkatan signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode circuit training tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan maksimal, Metode circuit training memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 27 Nov 2013 04:22
Last Modified: 27 Nov 2013 04:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/3504

Actions (login required)

View Item View Item