ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PENERJEMAHAN DALAM TEKS NARATIF BAHASA PERANCIS KE DALAM BAHASA INDONESIA

Avianti, Khaerunisa Zhara (2017) ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PENERJEMAHAN DALAM TEKS NARATIF BAHASA PERANCIS KE DALAM BAHASA INDONESIA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PRS_1300265_Title.pdf

Download (533kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Abstract.pdf

Download (468kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Table_Of_Content.pdf

Download (360kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Chapter1.pdf

Download (399kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (613kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Chapter3.pdf

Download (557kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (717kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Chapter5.pdf

Download (392kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Bibliography.pdf

Download (512kB)
[img] Text
S_PRS_1300265_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (287kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian analisis tentang kesalahan sintaksis (kesalahan gramatikal) pada hasil terjemahan teks naratif bahasa Perancis ke dalam bahasa Indonesia yang dilakukan oleh mahasiswa. Tujuan dari pelaksanaan penelitian adalah untuk: (1) memaparkan tipe-tipe kesalahan sintaksis yang terjadi dalam penerjemahan teks naratif bahasa Perancis ke dalam bahasa Indonesia, dan (2) mengetahui tipe kesalahan apa sajakah yang sering dilakukan oleh mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan mix methods. Adapun the explanatory design diambil sebagai desain penelitiannya. Dalam proses pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik kemampuan 23 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah penerjemahan dalam menerjemahkan teks naratif bahasa Perancis yang berjudul La nuit enchantée, L’heritage, dan La nuit blanche sebagai sampelnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tipe-tipe kesalahan yang terjadi dalam penerjemahan teks naratif ini adalah kesalahan penghilangan (frasa nomina dan frasa verba), kesalahan penambahan (penandaan ganda, regularisasi, dan penambahan sederhana), kesalahan formasi (regularisasi dan bentuk arki) serta salah susun. Sementara tipe kesalahan yang paling sering muncul adalah kesalahan penghilangan frasa nomina dan frasa verba.;---This research studies about syntactic error analysis in a French narrative text that translated to Indonesian by French students which aims to: (1) describing the types of syntactic errors that appears in French to Indonesian narrative text’s translations and (2) to know which types of errors that most frequently done by the students. This research use descriptive method as the method with mixed methods as an approach and the explanatory design as the research design. Seventh semester students who take translation class are taken as the sample with purposive technique sampling. According to the research results, the researcher can conclude that types of syntactic errors that appear in the translation result are omissions (in nominal and verb phrase), additions (in double markings, regularizations and simple additions), miss formations (in regularizations and arch-forms) and miss orderings. Meanwhile the most frequently error done by the students are omissions in nominal and verb phrase.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PRS AVI a-2017; Pembimbing : I. Riswanda Setiadi, II. Farida Amalia; NIM : 1300265.
Uncontrolled Keywords: Analisis kesalahan, Penerjemahan, Sintaksis, Teks naratif bahasa Indonesia, Teks naratif bahasa Perancis, Error analysis, French narrative text, Indonesian narrative text, Syntax, Translation.
Subjects: P Language and Literature > PB Modern European Languages
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 14 Dec 2018 07:53
Last Modified: 14 Dec 2018 07:53
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32628

Actions (login required)

View Item View Item