KARAKTERISTIK KEGEMPAAN VULKANIK GUNUNGAPI ANAK KRAKATAU BERDASARKAN ANALISIS SPEKTRAL DAN SEBARAN HIPOSENTER – EPISENTER PERIODE APRIL – MEI 2016

Asmelda, Thia (2017) KARAKTERISTIK KEGEMPAAN VULKANIK GUNUNGAPI ANAK KRAKATAU BERDASARKAN ANALISIS SPEKTRAL DAN SEBARAN HIPOSENTER – EPISENTER PERIODE APRIL – MEI 2016. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SPLS_1300412_Title.pdf

Download (338kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Table_of_Content.pdf

Download (85kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Abstract.pdf

Download (86kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Chapter 1.pdf

Download (224kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (240kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Chapter 3.pdf

Download (101kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (401kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Chapter 5.pdf

Download (87kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_Bibliography.pdf

Download (67kB)
[img] Text
S_SPLS_1300412_APPENDIX.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (492kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Gunungapi Anak Krakatau adalah anggota kompleks G. Krakatau yang merupakan salah satu dari tiga gunungapi di Indonesia yang letusannya meninggalkan catatan penting sejarah letusan dunia yang diantaranya Gunungapi Tambora, Gunungapi Krakatau dan Gunungapi Toba. Gunungapi Anak Krakatau merupakan pulau gunungapi yang tersusun oleh perselingan lapisan antara aliran lava dan endapan piroklastika. Perlapisan tersebut membentuk kerucut yang sampai sekarang mencapai tinggi 315 m. Perkembangan pesat dari G. Anak Krakatau memerlukan adanya pemantauan dari segala aspek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe gempa vulkanik, gambaran sebaran hiposenter-episenter, hubungan cut off frequency dan tingkat aktivitas kegempaan dari G. Anak Krakatau. Pada penelitian ini metode yang dilakukan adalah seismik. Dengan metode seismik dapat diketahui karakteristik gempa sehingga kita dapat mengevaluasi tingkat aktivitas yang terjadi didalam gunungapi. Maka dari itu dilakukan penelitian berdasarkan analisis spektral dan analisis sebaran hiposenter-episenter. Berdasarkan data-data yang telah diolah didapatkan nilai cut off frequency, kedalaman sumber gempa, dan panjang rupture. Analisis spektral dilakukan untuk mengetahui nilai cut off frequency dan panjang rupture. Analisis sebaran hiposenter serta episenter dilakukan untuk mengetahui perubahan kedalaman sumber gempa dan tipe gempa vulkanik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan kegempaan G. Anak Krakatau masih didominasi oleh gempa vulkanik dangkal (VB) dan gempa vulkanik dalam (VA). Terjadi perubahan letak episenter namun tidak signifikan yang menandakan tidak adanya pergerakan magma, hal tersebut mengindikasikan bahwa gunung tersebut akan mengalami peningkatan aktivitas yang serius . Sehingga pada periode April – Mei 2016 status level G. Anak Krakatau berada pada level II (Waspada).----------Anak Krakatau volcano is a member of the G. Krakatau complex which is one of three volcanoes in Indonesia whose eruption left an important record of the history of world eruptions including Mountapi Tambora, Krakatau Volcano and Toba Volcano. Anak Krakatau vulcano is a volcano island composed by layers of layers between lava flows and pyroclastic deposits. The coating forms a cone which until now reaches a height of 315 m. The rapid development of G. Anak Krakatau requires the monitoring of all aspects. This study aims to find out the types of volcanic earthquakes, description of hypocenter-epicenter distribution, the relationship of cut off frequency and the level of seismic activity of G. Anak Krakatau. In this study the method to be performed is seismic. With the seismic method can be known the characteristics of the earthquake so that we can evaluate the level of activity that occurs within the volcano. Therefore, the research is based on spectral analysis and hypocenter-epicenter distribution analysis. Based on the data that have been processed got the value of cut off frequency, the depth of earthquake source, rupture length, and others. Spectral analysis is performed to determine the value of cut off frequency and length of rupture. Hypocenter distribution and epicenter analysis were conducted to determine the depth of earthquake source and volcanic earthquake type. Based on the research, the seismicity of G. Anak Krakatau is still dominated by shallow volcanic earthquake (VB) and deep volcanic earthquake (VA). An episenter change occurs but is not significant indicating the absence of magma movements indicating that the mountain will experience a serious increase. So that in the period April - May 2016 status level G. Anak Krakatau is at level II (Waspada)

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S FIS ASM k-2017; Pembimbing: I. Nanang Dwi Ardi, II. Hetty Triastuty; NIM: 1203136
Uncontrolled Keywords: Anak Krakatau Volcano, Volcanic Earthquake, Spectral Analysis, Hypocenter-Epicenter, Activity of Eartquake, Gunungapi Anak Krakatau, Gempa Vulkanik, Analisis Spektral, Hiposenter-Episenter, Aktivitas Kegempaan
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Pendidikan Fisika
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 26 Sep 2018 03:17
Last Modified: 26 Sep 2018 03:17
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31766

Actions (login required)

View Item View Item