PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI ABDUCTIVE-CONCRETE PICTORIAL ABSTRACT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN DAN PROBLEM POSING SERTA PENCAPAIAN SELF-AFFIRMATION MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU

Muzaki, Ahmad (2017) PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI ABDUCTIVE-CONCRETE PICTORIAL ABSTRACT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN DAN PROBLEM POSING SERTA PENCAPAIAN SELF-AFFIRMATION MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_title.pdf

Download (20kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_abstract.pdf

Download (159kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_table_of_content.pdf

Download (139kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_chapter 1.pdf

Download (527kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (543kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_chapter 3.pdf

Download (462kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_chapter 5.pdf

Download (100kB)
[img] Text
SPS_D_MTK_1302861_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (788kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan pembuktian dan problem posing serta pencapaian self-affirmation matematis mahasiswa calon guru di IKIP Mataram menggunakan pembelajaran dengan strategi abductive-concrete-pictorial-abstract. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mix methods) dengan tipe explanatory sequential design yakni penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Tahap pertama dilakukan dengan metode kuantitatif dan tahap kedua dengan metode kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh data yang terukur dan metode kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi temuan yang diperoleh dari tahap kuantitatif. Penelitian ini memperhatikan faktor kemampuan awal matematis (KAM) mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rerata peningkatan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa pada kategori KAM tinggi yang mendapat pembelajaran dengan SACPA dan PK termasuk pada kategori sedang; 2) Rerata peningkatan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa pada kategori KAM sedang yang mendapat pembelajaran dengan SACPA termasuk pada kategori sedang. Rerata peningkatan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa pada kategori KAM sedang yang mendapat pembelajaran dengan PK termasuk pada kategori rendah; 3) Rerata peningkatan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa pada kategori KAM rendah yang mendapat pembelajaran dengan SACPA dan PK termasuk pada kategori rendah; 4) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan SACPA dan kemampuan awal matematis (KAM) terhadap peningkatan kemampuan pembuktian, problem posing dan pencapaian self-affirmation matematis mahasiswa; 5) Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM tinggi yang mendapat pembelajaran dengan SACPA termasuk pada kategori sedang. Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM tinggi yang mendapat pembelajaran dengan PK termasuk pada kategori rendah; 6) Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM sedang yang mendapat pembelajaran dengan SACPA termasuk pada kategori sedang. Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM sedang yang mendapat pembelajaran dengan PK termasuk pada kategori rendah; 7) Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM rendah yang mendapat pembelajaran dengan SACPA termasuk pada kategori sedang. Rerata peningkatan kemampuan problem posing matematis mahasiswa pada kategori KAM rendah yang mendapat pembelajaran dengan PK termasuk pada kategori rendah; 8) Pencapaian kemampuan self-affirmation matematis mahasiswa pada kategori KAM tinggi, sedang dan rendah yang mendapat pembelajaran dengan SACPA lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mendapat pembelajaran dengan PK.---------- This study aims to analyze the enhancement of mathematical proofing ability, problem posing and self-affirmation achievement of prospective mathematics teachers in IKIP Mataram by using ACPAS. This study uses an explanatory squential design, a combination of quantitative and qualitative methods in sequence. The first stage was done by quantitative method and second stage was carried out by qualitative method. Quantitative methods were used to obtain measurable data and qualitative methods were utilized to explore the findings obtained from the quantitative result. The research considers Prior Mathematical Knowledge (PMK) factor of prospective teachers. The results reveal that: 1) The mean enhancement of students' mathematical proofing ability in high PMK category who worked under ACPAS and CL is classified in medium category; 2) The mean enhancement of students' mathematical proofing ability in medium PMK category who worked under CPAS is classified in medium category, while with Cl it is grouped in the low category; 3) The mean enhancement of students' mathematical proofing ability in the low PMK category who worked under ACPAS and CL is classified in the low category; 4) There is no interaction effect between ACPAS and Prior Mathematical knowledge (PMK) on improving students' mathematical proofing, problem posing and self-affirmation achievement ability; 5) The mean enhancement of students' mathematical problem posing ability in high PMK category with ACPAS is classified in medium category, while learning with CL it is grouped in low category; 6) The mean enhancement of students’ mathematical problem posing ability in medium PMK category with ACPAS is categorized in medium category, while with CL it is classified in low category; 7) The enhancement of students’ mathematical problem posing ability in low PMK category with ACPAS is grouped in medium category, while with CL it is grouped in low category; 8) Students’ Achievement of mathematical self-affirmation ability in high, medium and low PMK categories who learn ACPAS is better than those who do not worked under CL.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S3)
Additional Information: Nomor Panggil: MTK MUZ p-2017; Pembimbing: I. Yaya S Kusumah, II. Jozua Sabandar; NIM: 1302861
Uncontrolled Keywords: Strategi abductive-concrete-pictorial-abstract, pembuktian, problem posing, self-affirmation matematis.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika S-3
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 26 Sep 2018 03:16
Last Modified: 26 Sep 2018 03:16
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31755

Actions (login required)

View Item View Item