KESADARAN MORFOLOGI ANAK USIA DINI

Silviany, Irma Yulita (2017) KESADARAN MORFOLOGI ANAK USIA DINI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_LING_1502544_Title.pdf

Download (96kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Abstract.pdf

Download (139kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Table_of_content.pdf

Download (142kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Chapter1.pdf

Download (212kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (351kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Chapter3.pdf

Download (594kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (739kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Chapter5.pdf

Download (140kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Bibliography.pdf

Download (289kB)
[img] Text
T_LING_1502544_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (942kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk menggali, memaparkan, dan menganalisis tingkat kesadaran morfologi khususnya elemen afiksasi anak prasekolah di dua sekolah Taman Kanak-Kanak daerah Bandung Tengah. Pemerolehan dan perkembangan bahasa anak merupakan bagian integral dalam pendidikan anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendiknas No. 58/2009. Penelitian ini bertolak dari asumsi bahwa bahwa kesadaran morfologi anak usia dini yang diajarkan membaca dan menulis jauh lebih baik daripada anak usia dini yang tidak diajarkan membaca (lihat, misalnya, Mc-Bride dan Liu, 2010; Takacs, 2007). Penelitian terdahulu ihwal ini baru berkenaan dengan kesadaran fonologis PAUD (Mazka, 2014). Kesadaran morfologi merujuk pada kemampuan anak untuk menganalisis dan memanipulasi elemen kata pada level afiksasi, ditunjang pula dengan opini guru mengenai pengaruh mengajarkan baca dan tulis terhadap kesadaran morfologi anak. Rumpang yang diisi oleh penelitian ini mengingat belum adanya hasil penelitian mengenai kesadaran morfologi khususnya elemen afiksasi anak prasekolah dalam konteks pemerolehan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu menggabungkan dua bentuk penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif (Creswell, 2010). Data diperoleh dari hasil data unjuk kerja yang diujikan kepada anak berusia 4-6 tahun dan wawancara dengan guru pengajar. Hasil dari penelitian ini, dibagi menjadi dua bagian besar yaitu pretest dan posttest dalam menganalisis dan memanipulasi elemen morfemis kata pada level afiksasi, setelah melakukan pretest, peneliti memberikan perlakuan pengajaran terhadap kelas eksperimen sebelum akhirnya melakukan posttest. Penelitian ini melakukan empat kali uji sample T-Test, yaitu pretest-posttest dalam menganalisis kata berimbuhan dengan hasil H0 diterima, sehingga yang artinya untuk taraf signifikansi 5% tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan menganalisis kata. Kemudian, pretest-posttest dalam memanipulasi kata berimbuhan dengan hasil H0 diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan memanipulasi data serta dengan diberikan pengajaran pun tidak meningkatkan kemampuan anak usia dini. Maka, berdasarkan hasil uji T-Test hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh peningkatan kesadaran morfologi antara anak yang diajarkan dengan anak yang tidak diajarkan baca dan tulis. Selanjutnya, peneliti melakukan uji paired sample T-Test untuk melihat uji beda dua sampel berpasangan dan hasil yang didapatkan terdapat peningkatan signifikan diantara pretest-posttest TK A dan prestest-posttest TK B. Kata kunci: kesadaran morfologis, afiksasi, pemerolehan bahasa, anak usia dini;--- This research is focused on exploring the level of awareness of morphology, especially the element of affixation of preschool children in two schools of Kindergarten in the Central Bandung. The acquisition and development of the language of children is an integral part of early childhood education as stated in the Regulation of the Minister of National Education No. 58/2009. This study is based on the assumption that morphological awareness in early childhood taught to read and write is much better than early childhood that is not taught to read (see, for example, Mc-Bride and Liu, 2010; Takacs, 2007). This earlier research is concerned with phonological awareness of early childhood (Mazka, 2014). Morphological awareness refers to a child's ability to analyze and manipulate word elements at the affixation level, supported also by teachers' opinions on the effect of teaching reading and writing to children's morphological awareness. The differences are filled by this research considering the absence of research results on morphological awareness, especially the element of affixation of preschool children in the context of Indonesian language acquisition. This study uses a mixed method that combines two forms of qualitative research and quantitative research (Creswell, 2010, page 5). The data were obtained from the results of the performance data tested to children aged 4-6 years and interviews with teachers. The results of this study, divided into two major parts of pretest and posttest in analyzing and manipulating the word morphemic elements at the affixation level, after pretest, the researcher gives the teaching treatment to the experimental class before finally doing posttest. This study conducted four T-Test sample test, which is pretest-posttest in analyzing the word affixed with result of H0 accepted, so that mean for 5% significance level there is no difference mean of word analysis ability. Then, the pretest-posttest in manipulating the word affixed with the result of H0 is accepted which means there is no difference in the average ability to manipulate data and with the given teaching does not improve the ability of early childhood. Thus, based on T-Test results, the final results of this study indicate that there is no effect of increased awareness of morphology between children taught with children who are not taught to read and write. Furthermore, the researcher did paired sample T-Test to see the difference test of two paired samples and the result obtained there was a significant increase between pretest-posttest TK A and prestest-posttest of Kindergarten B. Keywords: Morphology awareness, affixation, language acquisition, early childhood

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : T LING SIL k-2017; Pembimbing : I. Dadang Sudana, II. Eri Kurniawan; NIM. 1502544.
Uncontrolled Keywords: kesadaran morfologis, afiksasi, pemerolehan bahasa, anak usia dini, Morphology awareness, affixation, language acquisition, early childhood
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Linguistik S-2
Depositing User: Mr Hada Hidayat
Date Deposited: 21 Aug 2018 04:25
Last Modified: 21 Aug 2018 04:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30990

Actions (login required)

View Item View Item