ANALISIS MAKNA ADJEKTIVA-I AMAI SEBAGAI POLISEMI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG

Sora, Tiara (2017) ANALISIS MAKNA ADJEKTIVA-I AMAI SEBAGAI POLISEMI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Title.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Abstract.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Table_of_content.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Chapter1.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1303911_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (559kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Chapter3.pdf

Download (377kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1303911_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (565kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Chapter5.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1303911_Bibliography.pdf

Download (155kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1303911_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (634kB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Dalam bahasa Jepang, terdapat banyak kata yang berpolisemi atau bermakna ganda, salah satunya adalah adjektiva-i amai. Pembelajar bahasa Jepang seringkali menemukan kesulitan saat melakukan penerjemahan dalam suatu kalimat karena belum mengetahui makna kata dalam kalimat tersebut. Masih banyak pembelajar bahasa Jepang yang belum mengetahui makna apa saja yang terdapat dalam adjektiva-i amai. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian yang berjudul analisis makna adjektiva-i Amai sebagai polisemi dalam kalimat bahasa Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dasar dan perluasannya, serta hubungan deskripsi antar makna. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah metode deskriptif. Data yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber disusun, diklasifikasikan dan dianalisis. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa makna dasar dari adjektiva-i amai adalah rasa yang manis (rasa seperti gula, madu, buah yang matang, dan beberapa bahan kimia seperti sakkarin, dulcin, sodium cyclohexylsulfamate, dsb), sedangkan makna perluasan adjektiva-i amai diantaranya adalah wangi yang manis, menyenangkan / baik, manja, sifat yang tidak keras, mudah / lemah, naif, meremehkan, menggoda dan kurang (dalam tindakan, fungsi dan rasa). Hubungan antar makna adjektiva-i amai dapat dideskripsikan menggunakan dua majas, yaitu metafora dan metonimi. Penggunaan kedua majas tersebut adalah bagian dari linguistik kognitif. Pada penelitian ini, yang mengalami perluasan secara metafora adalah makna (2), (5), (6), (9) dan (10). Makna yang meluas secara metonimi adalah makna (3), (4), (7) dan (8). Sedangkan tidak ada makna yang meluas secara sinekdoke.;---In Japanese language, there are so many polysemic words. One of polysemic words in Japanese language is adjective amai. Japanese language learners often find difficulties in translating some sentence because unknowing the meaning of the words on that sentence itself. In fact, there are many Japanese learners who do not know that adjective amai have many meanings. Therefore, the writer did some research regarding the meaning of adjective amai as polysemy in Japanese sentence. The purpose of this research is to knowing basic meaning and expansion meanings, as well as the description of the relationship between each meanings in adjective amai. The method used in this research is descriptive method. The data have been collected from various source compiled, classified and analyze. From the analysis, it can be concluded the basic meaning of amai is sweet taste (taste like sugar, honey, ripe fruit, and some chemical material like sakkarin, dulcin, sodium cyclohexylsulfamate, etc). While the expansion meanings contained adjective amai are: sweet smell, pleasant / kind, spoiled, soft character, easy / weak, naïve, disparaging, tempting and insufficient (in action, function and flavor). Relations between the meanings of adjective amai can be described using two rethorical expression, there are metaphor and metonymy. The use of two rethorical expression is a part of cognitive linguistic. In this research, which was expanded by methaporical meaning is meaning (2), (5), (6), (9) and (10). Meaning was expanded by metonymy is meaning (3), (4), (7) and (8). While there is no meaning that expanded by synecdoche.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S JEP SOR a-2017; Pembimbing : I. Dedi Sutedi, II. Nuria Haristiani; NIM : 1303911.
Uncontrolled Keywords: Polisemi, Adjektiva-i, Amai, Polysemy, Adjective, Amai.
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 07 Aug 2018 04:14
Last Modified: 07 Aug 2018 04:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30230

Actions (login required)

View Item View Item