VERBA HARU SEBAGAI POLISEMI: KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF

Melano, Nira Rimbani (2016) VERBA HARU SEBAGAI POLISEMI: KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Title.pdf

Download (478kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Abstract.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Table_of_content.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Chapter1.pdf

Download (266kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1201946_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (567kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Chapter3.pdf

Download (349kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1201946_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (609kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Chapter5.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1201946_Bibliography.pdf

Download (178kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1201946_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (434kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Dalam bahasa Jepang, terdapat banyak verba yang berpolisemi atau memiliki makna ganda. Salah satu verba yang berpolisemi adalah Haru. Seringkali pembelajar bahasa Jepang kesulitan dalam menerjemahkan atau menggunakan verba Haru dalam suatu kalimat. Bahkan masih banyak pembelajar yang belum mengetahui bahwa verba Haru adalah verba yang memiliki makna ganda. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian mengenai makna verba Haru sebagai polisemi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui makna apa saja yang terkandung dalam verba Haru, mengetahui makna dasar dan makna perluasannya, serta hubungan deskripsi antar makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber disusun, diklasifikasikan dan dianalisis. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa makna dasar dari verba Haru adalah menyebar (meluasnya suatu objek dari satu titik ke segala arah tanpa adanya usaha dari manusia). Sedangkan makna perluasan yang terkandung dalam verba Haru, di antaranya adalah: membentangkan; kembung/pegal; merasa tegang; tamak; menyombongkan diri; keras kepala; mahal; mengisi; menampar; mengelola; mengawasi; menguatkan perasaan; bersaing dan mempertaruhkan. Hubungan antar makna dari verba Haru dapat dideskripsikan menggunakan tiga majas, yaitu metafora, metonimi dan sinekdoke. Penggunaan ketiga buah majas tersebut adalah bagian dari linguistik kognitif. Pada penelitian ini yang mengalami perluasan makna secara metafora adalah makna ② ⑤ ⑧ ⑪ dan ⑭. Makna yang mengalami perluasan secara metonimi adalah makna ③ ④ ⑥ ⑦ ⑨ ⑩ ⑬ dan ⑮. Sedangkan makna yang mengalami perluasan secara sinekdoke adalah makna ⑫. Kata Kunci : Polisemi, Verba, Haru In Japanese language, there are so many polysemic verbs. One of polysemic verb in Japanese language is Haru. Japanese language learners often find difficulties in translating or using Haru verb in a sentence. In fact, there are many learners who do not know that Haru are a verb that have many meanings. Therefore, the writer conducted a research regarding the meaning of the Haru verb as a polysemy. The purpose of this research is to determine the meaning that contained in Haru verb, to know the basic meaning and the expansion meanings, as well as the description of the relationship between each meanings. The method used in this research is descriptive method. The data have been collected from various sources compiled, classified and analyzed. From the analysis, it can be concluded that the basic meaning of Haru is spread (the expansion of an object from one point to all directions without any effort from man). While the expansion meanings contained in Haru, are: to stretch; swollen; feel tense; greedy; bluffed; stubborn; expensive; to fill; to paste; slap; manage; supervise; reinforces the feeling; compete and gamble. Relations between the meanings of Haru can be described using three rethorical expression, there are metaphor, metonymy and sinecdoche. The use of three rethorical expression is a part of cognitive linguistics. In this research, which was expanded by metaphorical meaning is meaning ② ⑤ ⑧ ⑪ and ⑭. Meanings was expanded by metonymy is meaning ③ ④ ⑥ ⑦ ⑨ ⑩ ⑬ and ⑮ . While the meaning was expanded in sinecdoche is meaning ⑫. Keyword : Polysemy, Verb, Haru

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S JEP MEL v-2016; Pembimbing : I. Dedi Sutedi, II. Nuria Haristiani
Uncontrolled Keywords: Polisemi, Verba, Haru
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Mrs. Neni Sumarni
Date Deposited: 31 Oct 2017 06:25
Last Modified: 31 Oct 2017 06:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/27679

Actions (login required)

View Item View Item