PEMBINAAN KEAGAMAAN PADA ANAK PUTUS SEKOLAH

Anbari, Ikbal (2016) PEMBINAAN KEAGAMAAN PADA ANAK PUTUS SEKOLAH. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Title.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Abstract.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Table_of_content.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Chapter1.pdf

Download (488kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1002259_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (773kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Chapter3.pdf

Download (250kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1002259_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (545kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Chapter5.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1002259_Bibilography.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1002259_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (232kB)
[img] Text
S_PAI_1002259_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (202kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

memenuhi hak tersebut seharusnya sebuah negara mengedepankan aspek pendidikan. Akan tetapi belum adanya rasa kesadaran dalam memahami amanat Undang-Undang tersebut. Anak jalanan adalah fenomena nyata bagian dari kehidupan yang menimbulkan permasalahan sosial yang kompleks. Jika permasalahan anak jalanan ini tidak ditanggulangi maka akan berdampak buruk, baik itu terhadap anak-anak jalanan maupun pada lingkungan disekitarnya. Kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi diantaranya akan menyebabkan kematian dini dan sekalipun bisa bertahan hidup maka masa depan mereka teramat suram. Melihat kenyataan tersebut, sebagian orang mengantisipasi hal tersebut dengan cara membentuk komunitas belajar. Berbagai jenis keterampilan diajarkan untuk bekal anak menghadapi masa depan. Seperti yang terdapat dalam komunitas Rumah Belajar (Rubel) Ciroyom yang menaungi anak-anak jalanan, dari mulai pengamen sampai pengasong yang disebabkan karena putus sekolah. Dalam komunitas tersebut banyak diajarkan keterampilan-keterampilan, selain dari itu untuk memenuhi aspek psikologisnya komunitas tersebut juga mengadakan pembinaan keagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh human instrument agar data yang diperoleh sesuai dengan yang diperlukan adalah melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pembinaan keagamaan pada anak sekolah telah membentuk anak yang berakhlak. Kesimpulannya, Pembinaan keagamaan pada anak jalanan yang dilakukan di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom adalah merupakan kegiatan untuk mendidik perilaku anak jalanan agar menjadi lebih baik, berbudi pekerti luhur, mandiri, memperoleh pendidikan yang layak dan dapat diterima oleh masyarakat.;---Education is a part of human right, to fulfill the right is an obligation of government to pay attention to this aspect. Homeless children is a real phenomena in our life. This phenomena causes a complex social problem. If this issue is not being handled properly then it will deliver a bad effect, whether it is for the homeless children or to their environment around. These possibilities probably lead to worse situations such as early death or extremely grim future for them. According to the explanation above I decide to do research called Religious Coaching Model For Uneducated Children As An Effort To Create Noble Charactered Children (Descriptive Analytical Studies in Rumah Belajar Bersahaja Homeless Children Community Ciroyom). This research used descriptive method, and human instrument technique as a method to collect data. All the data was being collected by observation, interview, and documentary studies. According to the results of the research it’s proved that The religiou coaching for homeless children had built the children to obtain the noble character. The conclusion is, the religious coaching in Rumah Belajar Sahaja Ciroyom is a way to educate the homeless children to have a better attitude, better character, better manner, independent. They deserve to get better education and also to get acknowledgement from society.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PAI ANB p-2016; Pembimbing: I.Makhmud Syafei, II.Fahrudin
Uncontrolled Keywords: Pembinaan, anak jalanan, berakhlak, Coaching model, homeless children, noble character.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 12 Oct 2017 02:27
Last Modified: 12 Oct 2017 02:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/26410

Actions (login required)

View Item View Item