MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI RUPA DENGAN PAPER QUILLING

Aqila, Sheila Nesa (2016) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI RUPA DENGAN PAPER QUILLING. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Title.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Abstract.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Table_of_content.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Chapter1.pdf

Download (271kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1201838_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (713kB)
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Chapter3.pdf

Download (345kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1201838_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (693kB)
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Chapter5.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1201838_Bibliography.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1201838_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (940kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengembangkan motorik halus anak secara optimal, karena jika perkembangan motorik halus kurang dilatih, diperbaiki dan ditingkatkan, dikhawatirkan anak akan kurang mampu memfungsikan otot-otot kecil dalam berbagai kegiatan. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus tersebut, salah satunya dapat dilakukan melalui pembelajaran seni rupa dengan paper quilling. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, disetiap siklusnya diadakan dua tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B di TK Kartika XIX-I KPAD Kecamatan Sukasari-Bandung yaitu sebanyak 12 siswa. Hasil observasi awal kemampuan motorik halus menunjukan Kategori anak yang termasuk BB mencapai 34%, kategori anak yang termasuk MB mencapai 58%, kategori BSH mencapai 8% sedangkan kategori BSB belum menunjukan hasil. Pada siklus I adanya peningkatan disetiap indikatornya, untuk kategori BB menurun menjadi 0%, kategori MB menurun menjadi 33%, kategori BSH meningkat menjadi 42% dan pada kategori BSB meningkat menjadi 25%. Pada siklus II terlihat peningkatan yang signifikan, untuk kategori BB menurun menjadi 0%, kategori MB menurun menjadi hingga 8%, kategori BSH menurun menjadi 8% namun pada kategori BSB meningkat menjadi 84%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran seni rupa dengan paper quilling dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan pembelajaran seni rupa dengan paper quilling kepada pendidik anak usia dini agar dijadikan sebagai salah satu kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan motorik halus. ;---This study is motivated by the importance of developing children’s fine motor skill optimally, because if it is less trained, improved, and enhanced, it is feared the children would be less capable of enabling the small muscles in a variety of activities. Therefore, it needs an activity to improve the fine motor skill, one of which can be done through arts learning with paper quilling. Thus, the purpose of this study is to improve children’s fine motor skill. The research methodology used in this study is class action research with two cylces, each cycle is conducted two actions. The subject in this research are 12 students of group B in kartika kindergarten XIX-I KPAD in Sukasari-Bandung. The result of preliminary observation on fine motor skill shows that children category that includes BB reached 34 %, the category that includes MB reached 58%, BSH category reached 8%, while BSB category has not shown the result. In first cycle there is an increase in every indicator, in BB category it decreases into 0%, MB category decreases into 33%, BSH category increases 42%, and in BSB category increases 25%. In second cycle there are significant changes, for BB category it decreases to 0%, MB and BSH category decrease into 8%, category BSB increases into 84%. Thus, it can be concluded that through arts learning with paper quilling it can improve children’s fine motor skill. Based on this study, the researcher recommends arts learning with paper quilling to early childhood educators to be used as one of the learning acivities to improve fine motor skill.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. panggil : S PAUD AQI m-2016; Pembimbing : I. Rudiyanto, II. Ira Rengganis.
Uncontrolled Keywords: Keterampilan motorik halus, pembelajaran seni rupa, paper quilling, fine motor skill, arts learning, paper quilling.
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
N Fine Arts > ND Painting
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGPAUD Bumi Siliwangi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 04 Sep 2017 08:57
Last Modified: 04 Sep 2017 08:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25632

Actions (login required)

View Item View Item