PROSES PENCARIAN MAKNA HIDUP LANSIA LAJANG YANG TINGGAL DI PANTI WERDHA KARITAS

Janatunnisa, Dini Sari (2016) PROSES PENCARIAN MAKNA HIDUP LANSIA LAJANG YANG TINGGAL DI PANTI WERDHA KARITAS. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Title.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Abstract.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Table_of_Content.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Chapter 1.pdf

Download (224kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1100386_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (265kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Chapter 3.pdf

Download (377kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1100386_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Chapter 5.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_1100386_Bibliography.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_1100386_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pencarian makna hidup lansia lajang yang tinggal di Panti Werdha Karitas. Pencarian makna hidup meliputi kemauan responden untuk menemukan arti dalam hidup melalui aspek-aspek sumber menemukan makna hidup (Frankl, 2004). Responden dalam penelitian ini adalah dua orang lansia di Panti Werdha Karitas yang dipilih karena memiliki kriteria yang ditetapkan oleh peneliti. Hasil penelitian diperoleh melalui teknik in-depth interview dan anecdotal record yang dianalisis dari sebuah hasil pencatatan open axial/focus coding. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna hidup dapat ditemukan oleh kedua responden ketika; 1) merasa dalam keadaan bebas berkehendak sehingga mampu mengerjakan pekerjaan apapun yang disukai selama berada di panti, 2) mengenal seseorang dan mengalami sesuatu dalam cinta kasih yang berdampak meningkatkan rasa berharga di dalam diri dan memberikan arah dan tujuan bagi kedua responden dalam melakukan kegiatan di panti dan 3) menjadikan panti sebagai tempat melakukan upaya bangkit dari penderitaan-penderitaan hidup yang selama ini dialami. Perjalanan pencarian makna hidup kedua responden memberikan gambaran bahwa; 1) makna hidup merupakan sesuatu yang sifatnya nyata yang mampu ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, 2) sifatnya temporer yang sangat mungkin untuk berubah dan mungkin hilang dalam diri seseorang pada waktu ke waktu meski pernah dimiliki karena kesewenang-wenangan terhadap kebebasan berkehendak dan menurunnya minat keagamaan, 3) makna hidup memberikan pedoman dan arah bagi seseorang melakukan sesuatu setelah mampu ditemukan, 4) baiknya seseorang tidak hanya memiliki satu nilai tunggal makna hidup karena memengaruhi seseorang dalam proses penemuan makna hidup kembali.;--- This qualitative research using an case study aims to discover the process of searching for meaning of never-married aging people living at Werdha Karitas House Aging covers a willingness to find meaning in life through the aspects of resource finding meaning in life (Frankl, 2004). The respondents of this study are two never-married aging people at Werdha Karitas House Aging, who were selected by using criteria by the researchers. The results of the research are obtained by in-depth interview technique and anecdotal record technique are analyzed by using recoding of results open axial/focus coding. The results show that the meaning of life can be found by the respondents when they: 1) was in a freedom of will so that they can do whatever work is favored while at home, 2) achieved by having good relations with other with great devotion increasing sense of worth within themselves and give direction and purpose to both the respondent in conducting activities at home and 3) make the home as a place to make an effort to rise from the sufferings of life that has been experienced. From the process of searching for meaning of both respondents representation that; 1) The meaning of life is something that is real is able to be found in daily activities, 2) temporary is very likely to change and may be missing in a person at the time although once owned for abuses of freedom of will and declining interest religious, 3) the meaning of life provide guidance and direction for someone to do something after being unable to find, 4) proves that for a person does not only have a single value the meaning of life because it affects in the process of discovery of the meaning of life.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PSI JAN p 2016 Pembimbing: I. TIna Hayati Dahlan, II. Syahnur Rahma
Uncontrolled Keywords: pencarian makna hidup, lansia, lajang, searching for meaning, aging people, never-married
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 28 Aug 2017 06:04
Last Modified: 28 Aug 2017 06:04
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25270

Actions (login required)

View Item View Item