IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM SINETRON PREMAN PENSIUN 1

Putri, Riska Ayumela (2016) IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM SINETRON PREMAN PENSIUN 1. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Title.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Abstract.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Table_of_content.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Chapter1.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text
S_BSI_1200837_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (326kB)
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Chapter3.pdf

Download (156kB) | Preview
[img] Text
S_BSI_1200837_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (618kB)
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Chapter5.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BSI_1200837_Bibiliography.pdf

Download (185kB) | Preview
[img] Text
S_BSI_1200837_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (108kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kuantitas tayangan sinetron di Indonesia yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitasnya. Menurunnya kualitas hiburan yang menggunakan kekuatan bahasa sebagai piranti verbal mendorong peneliti untuk melakukan penelitian pada sinetron Preman Pensiun 1 yang dianggap mampu menggunakan kekuatan bahasa dalam penyampaian alur cerita maupun pesan di dalam sinetron tersebut. Beberapa strategi pragmatik yang disajikan ialah implikatur percakapan yang muncul pada tuturan berdaya ilokusi. Kerangka analisis pragmatik meliputi tiga analisis, yaitu jenis tuturan dan implikatur percakapan dalam sinetron Preman Pensiun 1, yang digunakan untuk mengkaji 10 dialog atau wacana humor dalam sinetron Preman Pensiun 1 yang terdiri atas 63 tuturan, dan mengungkap tingkat kevalidan maksud tuturan dengan felicity condition. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga temuan penelitian sebagai berikut. Pertama, berdasarkan fungsi tuturan, tindak tutur direktif merupakan tuturan yang mendominasi dalam sinetron Preman Pensiun 1, yaitu sebanyak 51%, yang berupa memerintah, memesan, memohon, dan memberi arahan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan penggunaan tuturan modus kalimat perintah dan kalimat tanya yang sering muncul dalam sinetron Preman Pensiun 1. Penggunaan tindak tutur direktif tersebut sengaja dikreasikan oleh penulis skenario untuk memunculkan respon atau tanggapan mitra tutur dalam menanggapi maksud tuturan dari penutur. Tindak tutur langsung merupakan jenis tindak tutur yang paling banyak muncul digunakan oleh para pemain sinetron Preman Pensiun 1. Ada dua jenis tindak tutur langsung yang terdapat dalam sinetron Preman Pensiun 1, yaitu tindak tutur langsung literal dan tindak tutur langsung tak literal. Kedua, implikatur percakapan yang terdapat dalam sinetron Preman Pensiun 1 berpijak pada teori Grice (1975) mengenai kaidah prinsip kerja sama. Pelanggaran maksim relevansi paling dominan, ketimbang pelanggaran maksim yang lain. Implikatur percakapan yang muncul di antaranya menunjukkan pernyataan, menagih, saran, memerintah, permohonan, dan ancaman. Ketiga, secara kebahasaan, syarat validitas untuk menyatakan bahwa sebuah tuturan dapat memiliki beberapa maksud tertentu yang diutarakan kepada mitra tutur dapat dibuktikan dengan dengan preparatory condition, sincerity condition, dan illocutionary act.; This research is motivated by the high quantity of sinetron in Indonesia is not matched by an increase in quality. Declining quality of entertainment that uses the power of language as a tool of verbal encourage researchers to conduct research on the sinetron Preman Pensiun 1 are considered capable of using the power of language in the delivery of the storyline and the message in the soap opera. Some pragmatic strategies presented are conversational implicatures appear on defenseless illocutionary speech. Pragmatic analytical framework includes three analyzes, the type of speech and conversational implicatures in the sinetron Preman Pensiun 1, which is used to assess 10 dialogue or discourse humor in sinetron Preman Pensiun 1consisting of 63 utterances, and utterances reveal the level of validity intent with felicity condition. The results showed three research findings as follows. First, the function of speech based on existing data, it can be said that the directive speech act is a speech that dominates in sinetron Preman Pensiun 1as much as 51%, in the form of commanding, ordering, begging, and advising. This can be evidenced by the use of speech mode and command sentence interrogative sentence that often appear in the sinetron Preman Pensiun 1. The use of directive speech acts are creationed deliberately by screenwriter to elicit a response or responses hearer in response to the speech of the speaker's intention. Direct speech act is a kind of speech acts appears most used by the actors sinetron Preman Pensiun 1. There are two types of speech acts directly contained in the sinetron Preman Pensiun 1, direct speech acts literal and not literal direct speech acts. Second, conversational implicatures contained in the sinetron Preman Pensiun 1 rests on Grice's theory (1975) concerning the rules of the cooperative principle. Relevance maxim violation of the most dominant than the other maxims violations. Conversational implicatures arise showed a statement, charging, advice, commands, requests, and threats. Third, linguistic, validity criteria to declare that a speech can have some specific purpose expressed to the hearer, can be evidenced by the preparatory condition, sincerity condition, and illocutionary act.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S BSI PUT i-2016; Pembimbing: I. Nuny Sulistiany Idris, II. Andika Dutha Bachari
Uncontrolled Keywords: penggunaan bahasa, implikatur percakapan, tindak tutur ilokusi, felicity condition, preman pensiun 1, the use of language, conversational implicature, illocutionary speech acts, felicity condition
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 31 Jul 2017 09:00
Last Modified: 31 Jul 2017 09:00
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/24269

Actions (login required)

View Item View Item