PEMBINAAN TAḤFĪẒ AL-QUR`ĀN BAGI ANAK DALAM KELUARGA : Studi Kasus Pada Keluarga KH. Ahmad Farizi

Nurrohman, Ilham (2016) PEMBINAAN TAḤFĪẒ AL-QUR`ĀN BAGI ANAK DALAM KELUARGA : Studi Kasus Pada Keluarga KH. Ahmad Farizi. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Title.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Abstract.pdf

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Table_of_content.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Chapter1.pdf

Download (499kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1105780_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (645kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Chapter3.pdf

Download (358kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1105780_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (674kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Chapter5.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_1105780_Bibliography.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_1105780_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (390kB)
[img] Text
S_PAI_1105780_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (350kB)
[img] Text
S_PAI_1105780_Appendix3.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (283kB)
[img] Text
S_PAI_1105780_Appendix4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (294kB)
[img] Text
S_PAI_1105780_Appendix5.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (265kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pembinaan Taḥfīẓ Al-Qur`ān Bagi Anak dalam Keluarga (Studi Kasus Pada Keluarga KH. Ahmad Farizi)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil dari pembinaan taḥfīẓ Al-Qur`ān pada anak yang dilakukan oleh keluarga KH. Ahmad Farizi. Keluarga ini dijadikan subjek penelitian dengan pertimbangan, yaitu ingin mengetahui bagaimana agar pembinaan taḥfīẓ di dalam lingkungan keluarga dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan tiga tahap, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verification. Adapun untuk perencanaan, KH. Ahmad Farizi tidak membuat perencanaan secara tertulis, melainkan dengan berdo’a kepada Allāh agar di anugerahi keturunan-keturunan penghafal Al-Qur`ān dengan tujuan ingin menjadi keluarga Allāh, selalu berdo’a agar di datangkan anak-anak seusia Sajjad yang ikut menghafal, dan tidak lupa juga dengan membuat jadwal kegiatan pembinaan taḥfīẓ itu sendiri. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan setiap ba’da magrib dengan materi hafalan yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada prosesnya pun dilakukan bertahap mulai dari membaca do’a sebelum belajar, membaca al-Fatihah, tilāwaḥ, takrīr/muroja’ah hafalan, nambah hafalan, serta evaluasi hafalan yang telah dihafal sebelumnya. Untuk evaluasinya dilakukan ba’da subuh dengan teknik setoran hafalan yang dilakukan bersamaan dengan santri yang menghafal Al-Qur`ān juga. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) tidak dibuatnya perencanaan secara tertulis, 2)untuk pelaksanaan masih dilakukan sekali dalam sehari kerena terbatasnya waktu luang yang dimiliki anak, 3) adapun hasil yang diperoleh, yaitu Sajjad sudah mampu menghafal sebanyak dua juz yang terdiri dari Juz awal (1) dan juz akhir (30). ; This research entitled “Tahfizh Al-Quran Guidances for children in Family (Case study in KH. Ahmad Farizi’s Family)”. This research is aimed to know the planning, implementation, evaluation and outcome of Tahfizh Quran guidance for children in K.H Ahmad Farizi’s family. This family is choosen in order to know the way of Tahfizh Quran guidances in family environment. How it can be well and effectively run. This research method is case study that is used qualitative approach. In addition, the data collections are conducted by three steps: interview, observation and documentation. The collecting data technique is by data reduction, data presentation and verification. In planning, K.H Ahmad Farizi does not make the plan in written text yet by praying to Allah to be given the generation of Hafizh Quran in order to be Allah’s family. He always prays in order to be given the children in Sajjad’s ages who are joined to memorized Al-Quran, and do not forget to make Tahfizh guidances schedule itself. Furthermore, the implementation is done in every ba’da maghrib which the material is memorizing of what have been determined before. In the process, it is done step by step starts from praying before learning, reciting Al-Fatihah, tilawah, takrir/muroja’ah, ziyadah and evaluation. The evaluation is done ba’da shubuh by doing deposit of memorizing the Quran in the same time with the students who are memorizing too. The results of this research are that: 1) The plan is not in written text; 2) the implementation is done once a day because the childrens’ spare time is limited; 3)the outcome is that Sajjad is able to memorize two juz that are consisted of the first juz (1) and the last juz (30).

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: S PAI NUR p-2016 ; Endis Firdaus, Wawan Hermawan.
Uncontrolled Keywords: Pembinaan, Taḥfīẓ , Al-Qur`ān, Keluarga, guidances, Family.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 10 Jul 2017 08:55
Last Modified: 10 Jul 2017 08:55
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/23559

Actions (login required)

View Item View Item