ELIMINASI ARTEFAK DALAM PENAMPANG SEISMIK DENGAN TAHAPAN PENGOLAHAN DATA SEISMIK MULTICHANNEL DI AREA BONE LINE 1

Purwanti, Sinta (2015) ELIMINASI ARTEFAK DALAM PENAMPANG SEISMIK DENGAN TAHAPAN PENGOLAHAN DATA SEISMIK MULTICHANNEL DI AREA BONE LINE 1. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Title.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Abstract.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Table_of_content.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Chapter1.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0807621_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (968kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Chapter3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0807621_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Chapter5.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0807621_Bibliography.pdf

Download (193kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0807621_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Telah dilakukan pengolahan data seismik multichannel pada Area Bone line 1. Proses pengolahan data ini terdiri dari dua bagian penting yaitu preprocessing dan processing. Preprocessing meliputi tahapan geometri, bandpass filter, true amplitudo recovery dan dekonvolusi. Processing meliputi analisa kecepatan, koreksi NMO, stacking dan migrasi. Dari pengolahan data seismik multichannel ini didapatkan penampang data seismik yang dapat digunakan dalam pencitraan bawah permukaan. Pada penampang seismik ini sering muncul artefak-artefak seperti difraksi bowtie dan multipel. Artefak-artefak ini perlu dihilangkan karena dapat mengganggu dalam proses interpretasi bawah permukaan. Artefak berupa difraksi bowtie bisa dihilangkan melalui proses migrasi. Pada penelitian ini proses migrasi yang digunakan adalah post stack migration yaitu migrasi yang dilakukan setelah proses stack. Hasil dari proses migrasi pada penelitian ini artefak seismik pada penampang berupa difraksi bowtie dapat dihilangkan walaupun masih terdapat swing atau efek smile pada penampang tersebut. Efek swing atau smile ini termasuk kedalam artefak yang timbul karena kesalahan dalam pengolahan data. Pada penampang baik hasil stacking ataupun migrasi masih terdapat artefak berupa multipel. Multipel ini tidak dapat dihilangkan namun dapat di atenuasi. Pada penelitian ini untuk atenuasi multipel digunakan metode wave equation multiple rejection (WEMR). Metode ini baik digunakan pada data yang memiliki offset yang terbatas. Proses dari metode ini yaitu memprediksikan multipel dengan cara picking horizon pada reflektor primer kemudian dieleminasikan pada multipel yang ingin dihilangkan. Multichannel seismic in Line 1 of Bone Area is procced. Those are consist of two significant section which are preprocessing and processing. Preprocessing included geometry stage, banpass filtering, true amplitudo recovery and deconvolution. Processing included velocity analysis, NMO correction, stacking and migration. The result of processing data of Mutichannel seismic is display of seismic which can use for imaging below ground level. At display of seismic often appears a lot of artefacts as diffraction bowtie and multiple. This artefacts need to be lost because that can offend interpretation process of below ground level. Diffraction bowtie can be lost by migration process. Migration process in this research used is post stack migration, migration after stacking process. The result of migration process is display of artefact seismic as diffraction bowtie can be lost although it still has swing and smile effect in that display. Swing and smile effect belong in to artefact which appears because of error in data processing. The result of seismic display by stacking and migration still have noise called multiple. Multiple can not be lost but it can be attenuated by using Wave Equation Multiple Rejection (WEMR) method. WEMR method is good if it can be used on data which has limited offset. WEMR process in this research is predicting multiple by way of picking horizon at primary reflector then eliminated in multiple that want to be lost.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S FIS PUR e-2015; Pembimbing : I. Subarsyah, II. Mimin Iryanti
Uncontrolled Keywords: Stacking, Migrasi, Wave Equation Multiple Rejection (WEMR), Artefak, Multipel
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Program Studi Pendidikan Fisika
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 05 Jan 2016 02:10
Last Modified: 05 Jan 2016 02:10
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/18896

Actions (login required)

View Item View Item