PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI DAN BERPIKIR KREATIF : Studi Kuasieksperimen pada Siswa Kelas X SMA Santo Aloysius 2 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015

Simanjuntak, Emasta Evayanti (2015) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI DAN BERPIKIR KREATIF : Studi Kuasieksperimen pada Siswa Kelas X SMA Santo Aloysius 2 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Title.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Abstract.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Table_of_content.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Chapter1.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text
T_BIND_1302748_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (544kB)
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Chapter3.pdf

Download (685kB) | Preview
[img] Text
T_BIND_1302748_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Chapter5.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_BIND_1302748_Bibliography.pdf

Download (144kB) | Preview
[img] Text
T_BIND_1302748_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (238kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam keterampilan menulis, khususnya keterampilan menulis teks narasi. Alasan lain yang mendasari penelitian ini adalah bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kemampuan menulis teks narasi dan berpikir kreatif di sekolah. Berlandaskan alasan tersebut, diterapkan satu model pembelajaran dan diujicobakan di SMA Santo Aloysius 2 Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran treffinger dalam pembelajaran menulis teks narasi dan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini merupakan kuasieksperimen dengan desain penelitian pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Santo Aloysius 2 Bandung dengan mengambil dua kelas sebagai sampel secara teknik purposive sampling dari lima kelas yang tersedia. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran treffinger dan kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran terlangsung (ceramah). Data utama penelitian ini berupa hasil tulisan teks narasi pada tes awal dan akhir, sedangkan data pendukung berupa temuan pada proses pembelajaran dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran treffinger. Pengumpulan data tersebut dilakukan melalui teknik tes, teknik observasi, dan angket. Untuk melihat perbedaan kemampuan menulis teks narasi dan berpikir kreatif antara siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, pengujian dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 setelah uji persyaratan terpenuhi. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan microsoft excel 2010 dan program SPSS versi 22. Profil pembelajaran di sekolah diperoleh lewat dokumentasi, kondisi siswa, dan proses belajar mengajar. Sementara itu, penerapan model pembelajaran treffinger dilakukan sebanyak tiga kali perlakuan sesuai dengan sintak pembelajaran. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, diketahui bahwa model pembelajaran treffinger dinilai efektif karena siswa mampu menulis teks narasi sesuai dengan kaidah dan struktur teks narasi. Dalam aspek berpikir kreatif, siswa mampu menuangkan gagasan dan imajinasinya dengan orisinal, elaboratif, lancar, fleksibilitas. Selain itu, secara statistik menunjukkan adanya peningkatan rata-rata yang siginifikan antara kemampuan awal dan akhir menulis teks narasi siswa, yaitu 63,70 menjadi 79,55 dengan rata-rata peningkatan 15,85 dan peningkatan N-Gain sebesar 0,41 dalam kategori sedang. Juga, kemampuan berpikir kreatif siswa juga mengalami peningkatan antara kemampuan awal dengan kemampuan akhir, yaitu 59,88 menjadi 76,85 dengan rata-rata peningkatan 16,98 dan peningkatan N-Gain sebesar 0,42 dalam kategori sedang. This research is motivated by the lack of the students’ writing skills, particularly in writing the narrative text. Another reason is the creative thinking ability of the students is still low. It happened because teachers don’t pay much attention to the ability of writing narrative text and creative thinking. Therefore this research is applied and tested in the St. Aloysius 2 Senior High School Bandung. This study aims to determine the effectiveness of the treffinger learning model in learning to write narrative text and creative thinking of students. This type of research is quasi experiment with pretest-posttest control group design. The population in this study are all the class X students and two out of five classes as the sample using purposive sampling. The experimental classes learned using the treffinger and the control classes using the current learning model applied at school (lecturing). The main data of this study is the result of writing narrative text at the beginning and end of the test, while the supporting data are the findings on students' learning process and responses to the treffinger learning model. The data collection is done through technical tests, observation, and questionnaires to see the difference in the ability to write narrative text and creative thinking among the students in experimental and control class, the testing is done by using t-test with a 0.05 significance level after the test requirements are met. The results of the study are analyzed using Microsoft Excel 2010 and SPSS version 22. Learning profiles obtained through documentation, students condition, and learning process. The treffinger performed using three times treatment in accordance with the learning syntax. From the results of the evaluation carried out, it is found that the treffinger learning model considered effective because students are able to write the narrative text in accordance with the rules and structure of the narrative text. In the aspect of creative thinking, students could express their ideas and imagination originally, elaborately, smoothly, flexibly. In addition, statistically students’ writing abilities improve significantly between the beginning and the end of, namely 63,70 into 79,55 with an average increase of 15,85 and an increase in N-Gain is 0,41 in the medium category. The students’ creative thinking abilities also increase between the initial capability with the final ability which is 59,88 into 76,85 with an average increase of 16,98 and an increase in N-Gain is 0,42 in the medium category.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T SIM p-2015; Pembimbing : Andoyo Sastromiharjo
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran treffinger, narasi, berpikir kreatif
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-2
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 05 Jan 2016 02:10
Last Modified: 05 Jan 2016 02:10
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/18880

Actions (login required)

View Item View Item