Rekonstruksi Rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Analisis Kesulitan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Pada Topik Listrik Dinamis

Juliani, Rini (2015) Rekonstruksi Rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Analisis Kesulitan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Pada Topik Listrik Dinamis. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Title.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Abstrack.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Table_of_content.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Chapter1.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1106503_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (430kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Chapter3.pdf

Download (528kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1106503_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (495kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Chapter5.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1106503_Bibliography.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1106503_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (306kB)

Abstract

Literasi sains (LS) merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan serta mengaplikasikan sains agar mampu mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan sains secara efektif dan bertanggung jawab. Individu yang berliterasi sains akan mampu belajar dan beradaptasi dalam masyarakat yang terus berkembang. Sehingga, LS dipandang penting untuk dimiliki oleh setiap individu. Namun, pada proses pembelajaran LS belum terfasilitasi secara optimal. Sebagai contoh, tidak dilaksanakanya eksperimen terkait listrik dinamis di semua kelas serta tidak ada kesempatan siswa untuk melakukan diskusi setelah presentasi sehingga siswa tidak memiliki kemampuan untuk mengevaluasi pembelajaran. Penelitian deskriptif dengan metode survei ini menggunakan sampel 143 siswa pada salah satu SMPN di kabupaten Bandung yang diambil secara acak. Penelitian mengungkapkan profil LS pada pembelajaran listrik dinamis yang menunjukan capaian pada domain pengetahuan aspek konten 83,74%, aspek prosedural 43,12%, dan aspek epistemik 47,44%. Sedangkan capaian pada domain kompetensi aspek menjelaskan fenomena ilmiah 61,42%, mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah 42,31%, serta menginterpretasikan data dan bukti ilmiah 56,76%. Berdasarkan kerangka PISA 2015, analisis profil, analisis RPP, angket siswa, serta wawancara guru dan siswa dilakukan rekonstruksi RPP yang menekankan pada: merencanakan percobaan (menentukan variabel, merumuskan masalah, membuat prediksi, merancang prosedur percobaan); melakukan percobaan (medapatkan data yang sesuai, menjelaskan syarat keberlakuaan dalam percobaan, dan menginterpretasikan data); serta mengevaluasi pembelajaran (menganlisis data yang kurang tepat, memberikan argumen berdasarkan bukti) dan menarik kesimpulan yang tepat sesuai data. Scientific literacy is the ability to understand, use and apply science to be able to take decisions based on scientific considerations effectively and responsibly. Individuals who have scientific literacy will be able to learn and adapt in a constantly evolving society. Thus, scientific literacy is deemed important to be owned by any individual. However, the learning process of scientific literacy has not facilitated optimally. For example, did not do experiments related to electricity dynamic in all classes and do not give students the opportunity to conduct discussions after the presentations so that students do not have the ability to evaluate learning process. The descriptive study which uses a survey method research conducted from 143 students at a junior high school in Bandung district which taken randomly. The research reveals scientific literacy profile on electricity dynamic learning process shows the outcomes at the domain knowledge content aspects 83.74%, procedural aspects 43.12%, and aspects of epistemic 47.44%. While the outcomes in the domain of competence aspects explain scientific phenomena 61.42%, evaluating and designing scientific research 42.31%, and interpret the data and scientific evidence 56.76%. Based on the framework PISA 2015, analysis of profiles, analysis of lesson plans, students questionnaires and the interview of teacher and students, the reconstruction of lesson plans are emphasized more on: planning experiments (determining variables, formulating problems, making predictions, designing experimental procedures); experiment (obtain the appropriate data, explain the terms of enforceability in trial, and interpret data); and evaluating of learning process (analyzed data which is less precise, giving arguments based on evidence) and draw appropriate conclusions according to the data.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S FIS JUL r-2015; Pembimbing : I. Setiya Utari, II. Duden Saepuzaman
Uncontrolled Keywords: Profil LS, Domain Kompetensi dan Pengetahuan, Rekonstruksi RPP
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 02 Oct 2015 07:56
Last Modified: 02 Oct 2015 07:56
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17569

Actions (login required)

View Item View Item