PEMBENTUKAN PERILAKU BERWIRAUSAHA PASCA PROGRAM PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT (PKM) PADA PESERTA KURSUS MENJAHIT DI LKP DRESS MAKING KOTA CIMAHI

Pantow, Inri Suryani (2015) PEMBENTUKAN PERILAKU BERWIRAUSAHA PASCA PROGRAM PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT (PKM) PADA PESERTA KURSUS MENJAHIT DI LKP DRESS MAKING KOTA CIMAHI. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Title.pdf

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Abstract.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Table_of_Content.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Chapter1.pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1201530_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (637kB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Chapter3.pdf

Download (290kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1201530_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (637kB)
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Chapter5.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PLS_1201530_Bibliography.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text
T_PLS_1201530_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (369kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kurangnya SDM dan Ketidak merataan pendidikan di Indonesia menyebankan banyak terjadi penganguran. Salah satu upaya pemerintah dalam upaya mengatasi masalah tersebut melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan masayarakat(PKM). Namun Pada kenyataanya peserta PKM tidak semua peserta berhasil berwirausaha, oleh karena itu peneliti merasa perlu untuk meneliti upaya apa yang dilakukan oleh peserta pelatihan untuk dapat membuka usaha.Tujuanya yaitu: (1)Untuk melihat kompetensi berwirausaha pasca PKM,(2)Bagaiamana langakah-langkah pembentukan perilaku berwirausaha yang di lakukan,(3)Faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan prilaku berwirausaha,(4)Bentuk perubahan perilaku berwirausaha pasca program PKM. Adapun teori dalam penelitian ini adalah teori tentang perubahan perilaku mengemukakan beberapa cara dalam membentuk perilaku. Untuk membentuk perilaku berwirausaha dilakukakan melalui kemandirian belajar. Dalam kemandirian belajar ada beberapa hal yang menjadi indikator pelaksanaan kemandirian belajar seperti yang di. Selanjutnya dalam membentuk perilaku ada beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dan dan juga penghambat. Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Mix Method reaserch, dengan metode penelitian menggunakan model sequential explanatory, dimana menggunakan penelitian quantitatif pada tahap satu, dan penelitian kuantitatif pada tahap dua dengan penelitian kualitatif lebih di prioritaskan. Tekink pengumpulan data pada tahap 1 dengan analisis hasil post test peserta pelatihan, tahap II mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang di peroleh dari hasil wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Tempat penelitian ini di laksanakan di LKP Dress Making kota Cimahi, dengan subyek penelitian 3 orang peserta pelatihan (R1,R2, dan R3) dan trianggulasi data meliputi, penyelenggara program, keluarga peserta pelatihan/rekan kerja. Hasil penelitian ini di dapati : 1) bahwa hasil post test menunjukan bahwa ketiga orang peserta pelatihan (R1,R2,dan R3)memiliki nilai post test pada materi pengelolaan usaha busana (Kewirausahaan) di atas standard kelulusan yaitu >80 yang di nyatakan berkompeten dalam pengelolaan usaha busana dari jumlah total 26 peserta pelatihan. 2) untuk membentuk perilaku berwirausaha di dilakukan dengan pembentukan melalui kebiasaan (kondisioning) dengan adanya kebiasaan tersebut akan terbentuknya perilaku melalui pengertian (insight) dan hal ini mendorong adanya kemandirian belajar yang dapat di lakukan meliputi aspek perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi di mana hal ini dapat mendorong terbentuknya kemandirian belajar yang dapat di lakukan melalui langkah-langkah pembentukan perilaku melalui kemandirian belajar, 3) dalam membentuk perilaku berwirausaha banyak yang mendukung dan menghambat, baik dari faktor dalam diri peserta pelatihan, maupun dari luar seperti keluarga, dan lingkungan. 4) dengan adanya kebiasaan dan adanya pengertian (Insight) tentang mengembangkan kemampuan menjadi pendorong terbentuknya perilaku berwirausaha yang di bentuk melalui sikap kemandirian belajar, hal ini di tandai dengan perubahan dalam diri para lulusan diantaranya para lulusan berhasil mejalankan usaha, memperoleh pendapatan, danya partisipasi dalam masyarakat, memiliki sikap dalam mengembangkan usaha, dan memiliki orientasi pada masa depan. Hasil dari penelitian ini di harapkan dapat memberikan rekomendasi bagi penyelenggara kursus dan pelatihan dalam pelaksanaan pelatihan PKM , bagi pemerintah dalam hal bidang pendidikan dan pengembang bidang pendidikan luar sekolah, serta bagi penelitian selanjutnya dapat di jadikan

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T PLS PAN p-2015 Pembingbing : I. jajat S. Ardiwinata, II. Yanti Shantini
Uncontrolled Keywords: wirausaha, PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT (PKM), kursus menjahit
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Luar Sekolah S-2
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 02 Oct 2015 02:32
Last Modified: 02 Oct 2015 02:32
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17506

Actions (login required)

View Item View Item