PEMBINAAN SISWA UNTUK MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG MELALUI PROGRAM KAJIAN ISLAM PAGI (KIP) : Studi Deskriptif di SMA Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan

Salbila, Fitri (2014) PEMBINAAN SISWA UNTUK MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG MELALUI PROGRAM KAJIAN ISLAM PAGI (KIP) : Studi Deskriptif di SMA Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Title.pdf

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Abstract.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Table_of_content.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Chapter1.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Text
S_PKN_1001938_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (306kB)
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Chapter3.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text
S_PKN_1001938_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (401kB)
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Chapter5.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PKN_1001938_Bibliography.pdf

Download (176kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Peristiwa mengenai kenakalan remaja atau perilaku menyimpang saat ini sangat memperihatinkan karena remaja mulai menjauh dari nilai dan moral, dan berada pada krisis akhlak, maka dibutuhkan tindakan pembinaan terutama pada kalangan pelajar untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang dikalangan remaja, bentuk pembinaan siswa yang akan diteliti adalah pembinaan yang berkaitan dengan program sekolah yaitu program kajian islam pagi. Adapun tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai pembinaan siswa untuk mencegah perilaku menyimpang melalui program Kajian Islam Pagi (KIP) di SMA Negeri 1 Ciawigebang. Penelitian ini didasarkan pada empat permasalahan, yaitu : (1) Bagaimana program kajian islam pagi dalam pembinaan siswa untuk menghindari perilaku menyimpang?, (2) Bagaimana proses dalam program kajian islam pagi di SMA Negeri 1 Ciawigebang ?, (3) Bagaimana hambatan – hambatan dalam pembinaan siswa melalui program kajian islam pagi?, (4) Bagaimana implementasi dari pembinaan siswa melalui program kajian islam pagi untuk menghindari perilaku menyimpang?. Grand theory yang di pakai penulis adalah Juvenile delinquency menurut Kartini ialah perilaku jahat (dursila), atau kejahatan/kenakalan anak-anak muda, merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka itu mengembangkan tingkah laku yang menyimpang.Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah metode studi deskriptif. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur.Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa : (1) program yang dilaksanakan secara sistematis dengan tujuan untuk membina siswa untuk menghindari perilaku menyimpang (2) proses pembinaan yang terjadwal untuk penanaman pembiasaan nilai dan moral pada siswa, dan dilaksanakan secara rutin untuk pencapaian hasil yang lebih baik.(3) hambatan dalam pembinaan kehadiran siswa, minimnya waktu kegiatan, dan lingkungan (4) memberikan dampak positif pada perilaku siswa, contohnya semakin disiplin, semangat belajar, dan menerapkan sapa, salam, senyum, dan berperilaku sopan santun di lingkungan sekolah. The issue of juvenile delinquency or deviant behavior is now very concern because teen began to move away from the values and morals, and morals are in crisis, it is necessary to act primarily on the development of the students to avoid deviant behavior among adolescents, the form of coaching students to be studied is coaching related to the school program, a program of Islamic studies in the morning. The purpose of the research was to obtain an overview of the coaching students to avoid deviant behavior through Morning Islamic Studies program (KIP) in SMA 1 Ciawigebang. The research is based on four issues, namely: (1) How Morning Islamic Studies Programs in coaching students to avoid deviant behavior ?, (2) What is the process in Morning Islamic Studies Program at SMAN 1 Ciawigebang?, (3) What barriers in coaching students through the study of Morning Islam Studies Program?, (4) How does the implementation of coaching students through the Morning Islamic Studies Morning to avoid deviant behavior ?. Grand theory in use is the author of Juvenile delinquency by Kartini is evil behavior (worthless), or crime / delinquency young children, the pain symptoms (pathological) socially in children and adolescents are caused by a form of social neglect, so they were developing behavior. This research approach using qualitative research, the research method used was a descriptive study method. Data were obtained through interview data collection techniques, observation, documentation studies, and literature. Based on the results of the study revealed that: (1) program implemented systematically with the aim to nurture students to avoid deviant behavior (2) processes are scheduled for planting coaching habituation and moral values in students, and implemented on a regular basis for achieving better results. (3) the presence of obstacles in the development of students, lack of timing of activities, and the environment (4) give a positive impact on student behavior, for example, the discipline, enthusiasm for learning, and applying greetings, greetings, smiles, and behave in manners in the school environment.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PKN SAL p-2015; Pembimbing : I. Muhammad Halimi, II. Prayoga Bestari.
Uncontrolled Keywords: Pembinaan Siswa, Perilaku Menyimpang, Kajian Islam Pagi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Kewarganegaraan
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 16 Sep 2015 02:26
Last Modified: 16 Sep 2015 02:26
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/16672

Actions (login required)

View Item View Item