PENERAPAN ASESMEN KINERJA DALAM MENILAI LITERASI KUANTITATIF SISWA PADA KONSEP EKOSISTEM

Aulia, Innarotul (2014) PENERAPAN ASESMEN KINERJA DALAM MENILAI LITERASI KUANTITATIF SISWA PADA KONSEP EKOSISTEM. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Title.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Table Of Content.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Abstract.pdf

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Chapter1.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1009075_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (255kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Chapter3.pdf

Download (363kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1009075_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (344kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Chapter5.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1009075_Bibliography.pdf

Download (241kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1009075_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (783kB) | Request a copy
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan penerapan asesmen kinerja dalam menilai kemampuan literasi kuantitatif siswa pada konsep ekosistem di SMAN 19 Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 sebagai subjek pada tahap uji coba dan kelas X MIA 6 sebagai subjek pada tahap penerapan. Analisis data dilakukan dengan merekapitulasi respons siswa pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS) menggunakan rubrik penilaian kinerja, selanjutnya divalidasi melalui interviu. Karakteristik perangkat asesmen kinerja yang dihasilkan untuk menilai kemampuan literasi kuantitatif yaitu 1) Task dalam bentuk jurnal yaitu LKS, 2) Rubrik dengan bentuk rating scale dilengkapi lembar observasi untuk menilai literasi kuantitatif pada proses pengerjaan task, 3) Asesmen kinerja yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian tetapi sebagai alat belajar untuk mengembangkan kemampuan literasi kuantitatif, 4) Jurnal yang digunakan tidak hanya menilai aspek produk/hasil belajar tetapi juga memonitor proses membangun kemampuan literasi kuantitatif, 5) Task literasi kuantitatif dikerjakan oleh siswa melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan presentasi. Kelebihan dari asesmen kinerja ini adalah 1) Cakupan kemampuan literasi kuantitatif yang dapat diungkap oleh penilaian kinerja lebih luas dan mendalam dibandingkan dengan tes, 2) Rubrik rating scale yang digunakan mampu memetakan kemampuan literasi kuantitatif, 3) Asemen kinerja dapat melihat siswa membangun kemampuan literasi kuantitatif, 4) Task yang diberikan didasarkan pada kehidupan sehari-hari, 5) Situasi alamiah siswa belajar pada saat pengerjaan task memungkinkan siswa menampilkan kemampuan literasi kuantitatif yang sebenarnya, 6) Indikator pencapaian kemampuan literasi kuantitatif disampaikan dan disepakati dengan siswa sebelum pengerjaan task. Kendala dari penerapan asesmen kinerja adalah membutuhkan banyak observer dan waktu yang lama untuk menganalisis respon siswa. Kata kunci: Asesmen Kinerja, Literasi Kuantitatif, Ekosistem This research aims at describing the development and implementation of performance assessment in assessing students’ quantitative literacy ability on ecosystem concept in SMAN 19 Bandung. The method employed in the research was descriptive method, while the sampling technique used was cluster random sampling. The subjects of the research were class X science 2 was used in the trial stage, while class X science 6 was used in the implementation stage. The data was analyzed by recapitulating the students’ responses on their worksheet using the rubric of performance assessment that will later be validated by interview. The characteristics of performance assessment used to assess the students’ quantitative literacy consists of: 1) Task, in the form of journal of the students’ worksheets, 2) Rubric in the form of rating scale completed with observation sheets to assess the quantitative literacy in the process of doing the task, 3) Performance assessment that is not only used as an assessment tool, but also a learning tool to develop the quantitative literacy ability, 4) Journal which is not only used to assess the product/learning outcome, but also to monitor the process in developing quantitative literacy ability, and the last 5) Quantitative literacy task which is done by the students through observation, discussion, and presentations. The advantages of this performance assessment are: 1) A wider and deeper range of quantitative literacy ability can be discovered compared to tests, 2) The rubric of rating scale can locate and observe quantitative literacy ability, 3) Performance assessment can observe the students develop their quantitative literacy ability, 4) The task given is based on their daily life context, 5) Naturalistic situation when the students do the task enable them to perform the actual quantitative literacy ability, 6) The indicators in achieving quantitative literacy ability are told and agreed by the students before doing the task. The obstacles faced when conducting performance assessment are first, it needs many observers and second, it takes such a lengthy period of time to analyze the students’ responses.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No.Panggil: S BIO AUL p-2014
Uncontrolled Keywords: Asesmen Kinerja, Literasi Kuantitatif, Ekosistem
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 28 Jan 2015 03:14
Last Modified: 28 Jan 2015 03:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/12736

Actions (login required)

View Item View Item