UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA SUNDA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG GOLEK

Safa’ah, Eneng Reni (2014) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA SUNDA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG GOLEK. Other thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Title.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Abstract.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Table_of_content.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Chapter1.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1010261_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Chapter3.pdf

Download (254kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1010261_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB)
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Chapter5.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAUD_1010261_Bibliography.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text
S_PAUD_1010261_Apendix1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (393kB)
[img] Text
S_PAUD_1010261_Apendix2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[img] Text
S_PAUD_1010261_Apendix3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[img] Text
S_PAUD_1010261_Apendix4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya minat anak terhadap penggunaan bahasa sunda. Peneliti beranggapan bahwa anak belum memahami kosakata bahasa sunda yang disebabkan oleh penggunaan bahasa sunda yang mulai jarang digunakan baik dalam keseharian dirumah maupun dalam pembelajaran disekolah. Terdapat rumusan masalah dalam penelitian ini : (1) Bagaimana kemampuan kosakata bahasa sunda yang dimiliki anak sebelum diberikan kegiatan bercerita dengan media wayang golek ? (2) Bagaimana implementasi kegiatan bercerita dengan media wayang golek untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa sunda anak ? (3) Bagaimana kemampuan kosakata bahasa sunda anak setelah diberikan metode bercerita dengan media wayang golek ?. Oleh karena itu dilakukan perbaikan pembelajaran melalui PTK dengan tujuan meningkatkan kemampuan kosakata bahasa sunda melalui penerapan metode bercerita dengan menggunakan media wayang golek. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Negeri Pembina Jatisari sebanyak 14 anak. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Kemampuan anak dalam kosakata bahasa sunda mengalami peningkatan setelah diberikan tindakan dalam setiap siklusnya. Anak dapat menyebutkan kosakata bahasa sunda tentang panca indra dan kata kerja, yang belum berkembang (BB) pada siklus I sebanyak 12,38% pada siklus II menjadi 0%, anak berkembang cukup baik (BCB) dari 44,76 % menjadi 2,85%, anak bekembang sesuai harapan (BSH) dari 40,95% menjadi 53,81% dan anak yang berkembang sangat baik (BSB) dari 1,91% menjadi 43,33%. Rekomendasi bagi guru dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kosakata bahasa sunda dengan media wayang golek dengan metode bercerita yang lebih menarik serta tokoh yang berbeda. Kata kunci : Bahasa, kosakata bahasa sunda, bercerita, wayang golek This research is motivated low interest of the child to use Sundanese language. Researchers believe that children do not understand the vocabulary sundanese caused by the use of Sundanese are rarely used both in everyday life at home and in school learning. There is a formulation of the problem in this study: (1) How Sundanese language vocabulary skills of the children before being given to the media storytelling puppet show? (2) How is the implementation of activities with the media puppet storytelling to enhance the child's vocabulary skills Sundanese language? (3) How Sundanese language vocabulary skills after the child is given to the media storytelling puppet show?. Therefore, it is done through PTK improved learning with the goal of improving vocabulary skills through the application of Sundanese language storytelling methods using media puppet show. The method used in this research is a class act in two cycles of planning, action, observation, and reflection. That is the subject of this research is the son of Trustees of State group B2 TK Negeri Pembina Jatisari as many as 14 children. data collection techniques in this research through observation, documentation and field notes. The ability of children in Sundanese language vocabulary has increased after the given action in each cycle. Children can mention about the Sundanese language vocabulary and verb senses, undeveloped (BB) in the first cycle as much as 12.38% in the second cycle to 0%, the child is developing quite well (BCB) from 44.76% to 2.85 %, as expected children developing States (BSH) from 40.95% to 53.81% and the children were growing very well (BSB) from 1.91% to 43.33%. Recommendations for teachers and researchers can further develop Sundanese language vocabulary with media puppet show with storytelling more interesting and different characters.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: No.Panggil: S_PAUD_SAF u-2014
Uncontrolled Keywords: Bahasa, kosakata bahasa sunda, bercerita, wayang golek
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
M Music and Books on Music > ML Literature of music
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGPAUD Bumi Siliwangi
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 02 Feb 2015 06:27
Last Modified: 02 Feb 2015 06:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/12646

Actions (login required)

View Item View Item