STRATEGI INTERNALISASI NILAI KARAKTER MORAL PADA KEARIFAN LOKAL DALIHAN NA TOLU BATAK ANGKOLA SUMATERA UTARA

NAHRIYAH FATA, - (2024) STRATEGI INTERNALISASI NILAI KARAKTER MORAL PADA KEARIFAN LOKAL DALIHAN NA TOLU BATAK ANGKOLA SUMATERA UTARA. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_PU_1707641_Title.pdf

Download (912kB)
[img] Text
D_PU_1707641_Chapter1.pdf

Download (257kB)
[img] Text
D_PU_1707641_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_PU_1707641_Chapter3.pdf

Download (483kB)
[img] Text
D_PU_1707641_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (23MB)
[img] Text
D_PU_1707641_Chapter5.pdf

Download (183kB)
[img] Text
D_PU_1707641_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: https://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelanggaran moral yang dilakukan oleh remaja dan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi melalui strategi internalisasi nilai karakter moral pada kearifan lokal Dalihan Na Tolu. Metode yang digunakan Mix Methode dengan Strategi Eksploratoris Sequensial dan paradigma fenomenologi interpretatif. Pengolahan data kualitatif menggunakan langkah Miles & Huberman dan data kuantitatif menggunakan uji Regresi. Hasil penelitian menunjukkan 41 nilai karakter moral yang ditemukan pada unsur Dalihan Na Tolu, unsur tradisi, unsur pangupa, pada tutur poda dalam sidang adat. Karakter moral utama meliputi hormat marmora, elek maranakboru, manat markahanggi. Strategi internalisasi nilai karakter moral pada kearifan lokal Dalihan Na Tolu dilakukan di sekolah, keluarga, masyarakat adat dan melalui program pemerintah daerah, dengan metode intervensi, habituasi, conditioning dan modelling.. Analisis data menggunakan uji regresi berganda menunjukan dampak strategi internalisasi nilai kearifan lokal dalihan na tolu terhadap karakter moral masyarakat Batak Angkola secara simultan di keluarga (X1), masyarakat (X2), sekolah (X3) dan pemerintah (X4) berpengaruh signifikan sebesar 70%. Sedangkan secara parsial strategi yang dilakukan pada X1 berpengaruh positif sebesar 0,426, X2 sebesar 2,801, X3 sebesar 0,313, dan X4 sebesar 1,080. Berdasarkan data ini yang paling berpengaruh dalam membentuk karakter moral Dalihan Na Tolu adalah masyarakat, oleh sebab itu bagi masyarakat perlu sosialisasi dan kerjasama yang terintegrasi dengan keluarga, sekolah,dan pemerintah. Setiap unsur tersebut memiliki pengaruh dan fungsi terhadap internalisasi nilai karakter moral. Produk riset penelitian ini berupa model hipotetik dan panduan manual yang direkomendasikan untuk diadaptasi serta diimplementasikan pada sekolah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan lembaga pendidikan non formal. This research is motivated by the numerous moral violations committed by adolescents and society in general. The aim of this research is to find solutions through the internalization strategy of moral character values in the local wisdom of Dalihan Na Tolu. The method used is a Mix Method with Sequential Exploratory Strategy and interpretative phenomenology paradigm. Qualitative data processing uses Miles & Huberman steps, and quantitative data uses Regression analysis. The research results indicate 41 moral character values found in the elements of Dalihan Na Tolu, traditional elements, pangupa elements, and tutur poda in customary meetings. The main moral characteristics include hormat marmora, elek maranakboru, manat markahanggi.The internalization strategy of moral character values in the local wisdom of Dalihan Na Tolu is carried out in schools, families, indigenous communities, and through local government programs, with intervention, habituation, conditioning and modeling methods. Data analysis using multiple regression tests shows the simultaneous impact of internalization strategies of local wisdom values of Dalihan Na Tolu on the moral character of Angkola Batak society in families (X1), communities (X2), schools (X3), and government (X4) significantly by 70%. While partially, the strategies carried out on X1 have a positive effect of 0.426, X2 of 2.801, X3 of 0.313, and X4 of 1.080. Based on this data, the most influential in shaping the moral character of Dalihan Na Tolu is the community, therefore, for the community, there needs to be socialization and integrated cooperation with families, schools, and government. Each element has an influence and function in the internalization of moral character values. The research output of this study is a hypothetical model and a manual guide recommended for adaptation and implementation in schools, Community Learning Activity Centers (PKBM), and non-formal education institutions.

Item Type: Thesis (S3)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing: Kama Abdul Hakam: 5993710 Momod Abdul Somad: 5991838 Yadi Ruyadi: 6664082
Uncontrolled Keywords: Strategi, Internalisasi, Karakter Moral, Kearifan Lokal Dalihan na Tolu. Strategy, Internalization, Moral Character, Local Wisdom of Dalihan na Tolu
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Umum/Nilai S-3
Depositing User: nahriyah fata
Date Deposited: 08 Mar 2024 04:49
Last Modified: 08 Mar 2024 04:49
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/116109

Actions (login required)

View Item View Item