STUDI TENTANG KREATIVITAS KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATANNYA SEBAGAI ADMINISTRATOR PADA SEKOLAH DASAR DALAM WILAYAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II PEKANBARU PROPINSI RIAU

Addauri, (2013) STUDI TENTANG KREATIVITAS KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATANNYA SEBAGAI ADMINISTRATOR PADA SEKOLAH DASAR DALAM WILAYAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II PEKANBARU PROPINSI RIAU. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Title.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Abstract.pdf

Download (375kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Table_Of_Content.pdf

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Chapter1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_9232014_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Chapter3.pdf

Download (757kB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_9232014_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Chapter5.pdf

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_ADPEN_9232014_Bibliography.pdf

Download (367kB) | Preview
[img] Text
T_ADPEN_9232014_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini diberi judul : "Studi Tentang Kreativitas Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Kegiatannya Sebagai Administrator Pada Sekolah Dasar Dalam Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Pekanbaru Propinsi Riau". Dari judul tersebut, yang menjadi obyek penelitian disini adalah kreativitas Kepala Sekolah Dasar dalam melaksanakan kegiatannya sebagai administrator, khususnya Kepala Sekolah Dasar yang tidak mengikuti pelatihan jabatan calon Kepala SD. Fungsi Kepala Sekolah sebagai administrator mencakup kegiatan dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan. Kreativitas Kepala Sekolah dalam kegiatan inilah yang menjadi fokus penelitiannya. Permasalahan yang ingin dicari atau ditemukan jawabnya melalui studi ini adalah sejauhmana kreativitas Kepala Sekolah Dasar dalam mengembangkan kegiatannya sebagai administrator. Rumusan permasalahan itu diuraikan atas beberapa pertanyaan penelitian, yaitu mengenai kreativitas Kepala Sekolah dalam kegiatan ; perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan serta hal-hal yang dapat menghalangi Kepala Sekolah untuk menjadi kreatif dalam kegiatannya sebagai administrator. Studi ini dilakukan dalam situasi yang wajar (natural setting) dengan menggunakan metode naturalistik. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif, yaitu berupa kata-kata, tindakan atau prilaku dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan secara lansung dari para responden atau informan tanpa perlakuan (treatment). Sumber data utama (primer) diperoleh melalui sumber pertama, yaitu Kepala Sekolah. Selain itu data juga dikumpulkan dari sumber kedua, yaitu guru, pengurus BP 3 SD dan penilik sekolah (PS). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Untuk memberikan makna terhadap data dan informasi yang telah dikumpulkan, dilakukan analisis dan interpretasi. Kegian ini dilakukan secara terusmenerus semenjak awal data dikumpulkan sampai akhir penelitian. Analisis dan interpretasi atau penafsiran ini dilakukan dengan merujuk kepada landasan teoritis yang berhubungan dengan masalah penelitian dan berdasarkan consensus jugment. Temuan yang diperoleh melalui penelitian ini adalah secara umum dapat dikatakan bahwa Kepala Sekolah belum merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan sekolah secara kreatif. Akan tetapi, dalam kegiatan pengkoordinasian, pengarahan dan pengawasan d'inilai sudah kreatif. Selaitt iti4„ fiiaiaw pcm»iititf.ft itti juga difcemuksti bahws faktor-f aktor yang dapat menghalangi Kepala Sekolah untuk menjadi kreatif adalah ; (a) Organisasi/sekolah ( belum adanya tata usaha dan wakil kepala sekolah secara resmi untuk sekolah dasar serta kepala sekolah terlalu cenderung berperilaku birokratik yang terlalu kuat), (b) Pribadi Kepala Sekolah ( belum memiliki keberanian yang imani ), (c) Kesehatan Kepala Sekolah yang terganggu (sering sakit-sakitan), dan (d) Sisten Pembinaan (belum ada sangsi, kurang spesifik peraturan yang mengatur terhadap Kepala Sekolah yang belum kreatif, dan kurangnya kerjasama para atasan yang bertanggungjawab langsung terhadap pengelolaan pendidikan di SD serta aparatur pemerintah lainnya, seperti ; Penilik Sekolah (PS), Kepala Kandep Dikbud, Kepala Dinas P dan K, Camat dan unsur yang terkait seperti peran serta Lurah dan masyarakat). Faktor-f akt;-,r yang dapat menunjang Kepala Sekolah untuk menjadi kreatif menjadi kreatif adalah; (a) Usaha Kepala Sekolah itu sendiri untuk mengembangkan pengetahuannya tentang administrasi pendidikan, (b) Usaha Kepala Sekolah untuk memanfaatkan organisasi profesi, (c) Usaha Kepala Sekolah memanfaatkan wadah pembinaan profesonal (KKKS, PKG, dan KKG), dan (d) Dilaksanakan pendidikan dan latihan untuk Kepala Sekolah itu sendiri. Hasil penelitian ini melahirkan beberapa rekomendasi terhadap berbagai pihak, baik yang langsung dengan Kepala Sekolah, maupun kepada pejabat atau aparat yang bertanggungjawab dalam pengelolaan pendidikan, khususnya Sekolah Dasar. Rekomendasi itu adalah : (1) Bagi Kepala Sekolah Dasar; (a) Diperlukan sekali "komitmen" dari Kepala Sekolah sebagai administrator, supaya dapat melaksanakan kegiatannya secara kreatif, terutama terhadap aspek perencanaan dan pengorganisasian, (b) Kepala Sekolah perlu menciptakan suasana yang kondusif, di mana disiplin kerja sama semua personil dapat diciptakan dengan tanggungjawab dan hubungan manusiawi yang harmonis dalam suasana kekeluargaan terhadap personil sekolah, terutama bagi guru/wakil Kepala Sekolah yang telah mengikuti pelatihan jaba.tan calon Kepala SD dan guruguru yang sudah mengikuti perkuliahan (sarjana), (c) Kepala Sekolah perlu berpandangan dan berpersepsi serta memahami tentang pendidikan sedara luas, bahwa pendidikan dalam proses perkembangannya dipengaruhi oleh berbagai perkembangan dan perubahan sosial di luar sektor pendidikan itu sendiri, (d) Kepala Sekolah perlu memperhatikan atau mencegah timbulnya auatu fl*-i«nttt«i birakrasi yang terlalu kuat dalam kegiatannya sebagai administrator, (e) Kepala Sekolah perlu memiliki keberanian imani dalam melaksanakan kegiatannya sebagai dministrator, (f) Kepala Sekolah perlu berusaha untuk mengembangkan pengetahuannya tentang administrasi pendidikan dengan cara belajar sendiri, konsultasi dengan beberapa Magister Pendidikan, khususnya Magister Pendidikan bidang studi administrasi pendidikan yang ada di lingkungan Depdikbud dan Dinas P dan K Propinsi Riau, (g) Kepala Sekolah perlu berusaha untuk memanfaatkan wadah pembinaan profesional seperti; KKKS, KKG, PKG dan organisasi profesi seperti; PGRI dan ISPI>. (2) Bagi penjabat atau aparatur yang bertang gungjawab dalan. pengelolaan pendidikan, khususnya di Sekolah dasar adalah ; (a) Perlu dilakukan pemenahan terhadap struktur personil di Sekolah Dasar, terutama berupa pegawai tata usaha dan wakil kepala sekolah secara resmi, (b) Diperlukan pendidikan dan latihan bagi Kepala Sekolah yang tidak mengikuti pelatihan jabatan calon Kepala SD sebelumnya, (c) Sudah selayaknya dapat diberlakukan suatu sistem pembinaan dengan menerapkan peraturan mengenai masa jabatan Kepala Sekolah, (d) Diperlukan usaha organisasi pro-fesi ( PGRI dan ISP ) dan wadah pembinaan profesional (KKKS,KKG,PKG) untuk ikut berpartisipasi aktif dalam usaha meningkatkan kreativitas anggotanya, terutama dalam hal ini khususnya Kepala Sekolah Dasar, dan (e) Diperlukan pembinaan yang dilakukan bukan saja supaya bagaimana semua aturan, ketentuan hukum dan kebijakan struktural birokrasi pendidikan yang sentralistis harus dilaksanakan oleh Kepala Sekolah, akan tetapi para atasan yang bertanggung jawab langsung dalam pengelolaan pendidikan serta aparatur pemerintah lainnya, seperti : Penilik Seko lah (PS), Kepala Kantor Depdikbud, Kepala Dinas P dan K, camat dan lain sebagainya, diperlukan berpartisipasi aktif turun ke sekolah untuk membantu atau bersama-sama Kepala Sekolah dalam usaha mewujudkan kegiatannya sebagai administrator yang lebih bermakna.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Sekolah Pasca Sarjana
Universitas Pendidikan Indonesia > Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-2
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan S-2
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 28 Aug 2013 04:29
Last Modified: 28 Aug 2013 04:29
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/1122

Actions (login required)

View Item View Item